Bertempat di aula pondok putri, ribuan santri mendengarkan 'pengajian' dari Chairul Tanjung. Pemilik CT Corp itu memompa semangat santri untuk terus belajar untuk menggapai cita-citanya di bidang entrepreneur.
"Sukses adalah hak semua orang. Semua orang bisa tidak sukses, semua orang bisa sukses. Mau sukses tergantung orang itu sendiri," ujar CT saat memberikan 'pengajiannya' di acara bertema 'Peran Pengusaha Muslim Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Pesantren', di Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini, Wonorejo, Pasuruan, Minggu (10/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pintar tidak hanya nilai sekolahnya tinggi. Selain pintar di sekolah juga pintar ilmu masyarakat di kehidupan. Ilmu di sekolah bisa dipelajari, kalau ilmu masyarakat tidak bisa dipelajari tapi diamalkan," tuturnya sambil mengingatkan santri, untur terus belajar.
"Jangan ada yang mengeluh disuruh belajar, karena pintar bukan untuk pesantren, kiai, tapi untuk diri sendiri," katanya.
Kunci orang menjadi sukses yakni harus bekerja keras. Katanya, orang yang bekerja keras akan mendapatkan peluang jauh lebih banyak dibandingkan dengan orang malas.
"Orang sukses tidurnya sedikit. Silakan buka buku tentang orang sukses, pasti tidurnya sedikit. Nggak ada orang sukses bekerjanya biasa-biasa, pasti kerjanya sangat luar biasa," terangnya.
Kiat yang ketiga untuk menggapai sukses adalah tidak gampang menyerah menghadapi keadaan. Dan menganggap kegagalan itu sebagai sahabat.
"Mungkinkah orang bisa sukses karena gampang menyerah, tidak ulet? Ya tidak bisa. Kalau gagal ya bangkit lagi, gagal bangkit lagi. Tidak menyerah terhadap keadaan yang ada. Jadikan kegagalan itu sampai bosan sendiri," tandasnya sambil menambahkan, kesuksesan bisa diraih dari diri sendiri.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini KH A Mujib Imron juga mengingatkan santrinya untuk terus belajar dan bisa menjadi entrepreneur seperti CT.
"Mulai nanti malam, bermimpilah untuk menjadi seperti Pak Chairul Tanjung," ujarnya.
(roi/ang)











































