Dari pengamatan detikFinance ada beberapa ide besar yang dilahirkan pria kelahiran Magetan 17 Agustus 1951 ini. Mau tahu ide besar sang Menteri BUMN ini? Berikut hasil penelusuran, Senin (11/11/2013).
BUMN Bersih
|
|
Program BUMN bersih ini dibagi ke dalam 3 level yakni tingkat direksi dan komisaris, kepala divisi atau vice president, serta manajer. Program tahap I untuk level bersih-bersih BUMN yang ditutup pada tanggal 31 Oktober 2013 ini diikuti oleh 140 BUMN.
Menciptakan Grameen Bank Lokal
|
|
Langkah ini ditempuh, agar penyaluran dana dan pembinaan bisa tepat sasaran dan tidak membebani BUMN di luar bisnis utamanya. Nantinya BUMN besar seperti PT PGN Tbk, PT Pertamina (Persero) atau PT PLN (Persero), yang kurang memiliki kompetensi untuk mengelola program dan dana CSR akan dilakukan oleh PNM. Harapannya PNM yang fokus pembiayaan pada sektor UKM ini bisa berkembang menjadi Grameen Bank ala Bangladesh.
Buka 1 Juta Hektar Peternakan Sapi di Australia
|
|
Salah satunya melalui PT Pupuk Indonesia Holding Company. Pupuk Indonesia saat ini sedang menjajaki akuisisi perusahaan peternakan sapi di Australia yang memiliki sekitar 1 juta hektar lahan peternakan.
Selain itu, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) juga bakal membuka lahan peternakan sapi namun dalam jumlah lebih kecil. Nantinya RNI juga bakal membuka jaringan peternakan sapi di Australia.
Jalan Tol Di Atas Laut Jakarta-Surabaya
|
|
Saat ini, tol ini masuk tahap studi kelayakan atau feasibility study. Tol ini nantinya bakal dilengkapi jalur rel kereta cepat dan pipa gas. Tol ini dibangun untuk mengurai kepadatan jalur pantura.
Monorel Jabodetabek
|
|
Monorel ini nantinya dibangun, dibiayai dan dikembangkan secara keroyokan oleh konsorsium BUMN. Konsorsium ini diketuai PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
Saat ini izin pembangunan monorel usulan konsorsium BUMN masih tertahan di Kementerian Koordinator Perekonomian.
Dorong BUMN Ekspansi ke Myanmar
|
|
Seperti Wijaya Karya yang membangun pabrik beton, PLN yang membatu supervisi kelistrikan, Bukit Asam mencari tambang batubara hingga mendirikan pembangkit listrik. Pupuk Indonesia dan Pertamina juga ikut berpartisipasi melebarkan sayap bisnisnya di Myanmar.
Halaman 2 dari 7











































