Selain kemacetan yang melanda runway atau landasan pacu pesawat terbang, kondisi parkir di terminal juga menjadi masalah Bandara Soekarno-Hatta. Terutama pada area penjemputan dari pintu kedatangan.
Berdasarkan pantauan detikFinance di terminal 1A akhir pekan lalu, seperti dikutip Rabu (20/11/2013), masih banyak mobil yang parkir di area terlarang. Bahkan tanpa rasa bersalah, mobil-mobil tersebut tidak mengacuhkan tanda larangan parkir dan halauan petugas keamanan bandara.
"Ngeselin banget ini mobil pada parkir di sini," ujar Andi yang saat itu tengah menunggu transportasi bandara sekitar pukul 15.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil yang parkir tampak beragam. Mulai dari taksi resmi, taksi liar, mobil pribadi hingga mobil dari salah satu aparat militer tanah air. Ada sekitar 5 mobil yang berjejer di area tersebut.
Sebelumnya PT Angkasa Pura II (Persero) bertindak tegas terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar bandara. Perseroan memberlakukan penggembokan untuk mobil yang sengaja parkir di lokasi yang dilarang. Aturan ini telah dikeluarkan pada Juni lalu.
Asmin, salah seorang petugas keamanan bandara mengaku area tersebut harus bebas parkir. Karena digunakan sebagai shuttle bus transportasi antar terminal di dalam area bandara.
"Seharusnya tidak boleh parkir di sini," ungkapnya yang juga ditemui kala itu.
(mkj/ang)










































