Pasalnya biaya operasional yang dikeluarkan maskapai ikut bertambah karena pesawat harus antri saat take off dan landing.
"Pengusaha airlines komplain ke kita karena kepadatan bandara," ucap Ketua Asosiasi Pengusaha Indoenesia (Apindo) Sofjan Wanandi kepada detikFinance, Rabu (20/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka akhirnya naikkan harga tiketnya supaya tidak ada rugi atau mengambil keuntungannya berkurang sehingga pajaknya berkurang. Segala macam biaya naiknya cukup tinggi apakah minyak karena pakainya lebih banyak," jelasnya.
Akibat tingginya biaya operasional maskapai, arus kas untuk membayar sewa pesawat hingga pengembangan usaha pun terganggu. Karena pada umumnya maskapai menyewa pesawat dari perusahaan leasing.
"Semua logistik cost bertambah mereka jadi pusing karena pesawat mereka banyak leasing. Mereka bayar utang leasing, bisa membayar lebih tinggi," sebutnya.
(hen/ang)











































