Sembako Impor Asal Australia, dari Kentang Sampai Garam

Sembako Impor Asal Australia, dari Kentang Sampai Garam

- detikFinance
Kamis, 21 Nov 2013 07:41 WIB
Sembako Impor Asal Australia, dari Kentang Sampai Garam
Jakarta -

1. Biji gandum dan Meslin

Pada bulan September 2013, impor pangan ini tercatat sebesar 209 ribu ton atau US$ 75,8 juta. Sementara secara komulatif dalam sembilan bulan impor tercatat 3,05 juta ton atau US$ 1,12 miliar.

Impor dari negeri Kangguru tersebut berlangsung secara terus menerus. Terlihat pada bulan sebelumnya (Agustus) volume impor mencapai 251 ribu ton atau US$ 87,02 juta. Kemudian Juli 442 ribu ton atau US$ 160,7 juta.

2. Gula

Gula sampai saat ini masih diimpor dari Australia. Pada catatannya September 2013, impor gula pasir 1.060 ton atau US$ 687 ribu. Sedangkan Januari-September total impor 6300 ton atau US$ 4,6 juta.

Selain itu, Australia juga memasok gula tebu ke dalam negeri. Dilaporkan impor pada September 2013 sebesar 79 ribu ton atau US$ 39 juta. Secara komulatif, impor sebesar 398 ribu ton atau US$ 209,8 juta.

3. Garam

Pangan yang diimpor selain itu adalah garam. Tercatat pada bulan September, impor garam adalah sebesar 172 ribu ton atau US$ 7,9 juta. Komulasi Januari-September adalah 1,2 juta ton atau UA$ 56,2 juta.

Impor garam dari Australia terhitung cukup besar jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya, seperti India, Selandia Baru dan Jerman serta Denmark. Di mana merupakan negara teratas yang memasok garam ke tanah air.

Pada bulan Juni sebelumnya, impor garam tercatat 158 ribu ton atau US$ 7,4 juta, Juli sebesar 186 ribu ton atau US$ 8,6 juta dan Agustus 82 ribu ton atau US$ 3,5 juta.

4. Mentega

Impor mentega pada bulan September 2013 adalah 115 ton atau US$ 434 ribu. Secara kumulasi Januari-September, impor sudah mencapai 1589 ton atau US$ 6,3 juta.

Australia masuk dalam daftar negara yang memasok garam ke Indonesia terbesar. Bersama Selandia Baru, Belgia, Perancis dan Belanda.

Jika melihat ke beberapa bulan sebelumnya, Australia memang cukup rutin memasok mentega. Juni 2013, impor tercatat 136 ton atau US$ 576 ribu. Juli sebesar 196 ton atau US$ 848 ribu dan Agustus 339 ton atau US$ 1,6 juta.

5. Susu

Impor susu Australia pada bulan September adalah sebesar 2.025 ton atau US$ 9,2 juta. Dalam sembilan bulan pertama total impor mencapai 18 ribu ton atau US$ 72,5 juta.

Impor yang dilakukan tampak cukup rutin setiap bulannya. Seperti pada bulan Juli, impor tercatat 1554 ton atau US$ 6,7 juta. Kemudian Agustus 1811 ton atau US$ 8,4 juta.

6. Kentang

Kentang yang dikonsumsi di Indonesia, cukup banyak berasal dari Australia. Laporannya pada bulan September, impor mencapai 1585 ton atau US$ 1,1 juta. Sedangkan Januari - September 13.230 ton atau US$ 9,3 juta.

Pada juni lalu, impor kentang adalah 1653 ton atau US$ 1,1 juta. Kemudian Juli 520 ton atau US$ 528 ribu dan Agustus 1413 ton atau US$ 914 ribu.
Halaman 2 dari 7
(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads