Orang Indonesia pun Jago Bikin Zippo

Hobi Pemantik Zippo (2)

Orang Indonesia pun Jago Bikin Zippo

Hidayat Setiaji - detikFinance
Jumat, 22 Nov 2013 10:22 WIB
Orang Indonesia pun Jago Bikin Zippo
Foto: zippocollector.com
Jakarta -

Ada ungkapan, manusia cenderung berkumpul di sekitar api. Dalam pengertian yang lebih luas, pemantik api juga ternyata bisa membuat orang-orang berkerumun dan membentuk klub atau komunitas. Khususnya pemantik legendaris bernama Zippo.

Zippo Click Club merupakan komunitas internasional kolektor pemantik api Zippo. Komunitas ini berdiri pada 2001, dan saat ini sudah memiliki belasan ribu anggota di seluruh dunia. Di Indonesia, ada juga komunitasnya.

Komunitas penggemar Zippo diberi nama ID-Zippo. Komunitas ini berdiri pada Februari 2011, dan kini memiliki lebih dari 3 ribu anggota.
 
“Kami rutin kumpul-kumpul dua kali dalam sebulan. Sekedar ngobrol, sharing, kalau ada yang mau jual-beli silahkan,” kata Suryaman, Ketua ID-Zippo, di Jakarta kemarin.
 
Komunitas ID-Zippo, lanjut Suryaman, juga mendorong para seniman lokal untuk membuat pemantik Zippo. Pemantik buatan tangan orang Indonesia, kata Suryaman, cukup banyak peminatnya. Tapi memang, Zippo lokal itu tidak bisa dijual bebas dan diproduksi secara massal.

“Ada isu pelanggaran hak cipta. Tetapi buatan mereka memang bagus-bagus dan semoga bisa dilirik oleh Zippo sehingga menjadi legal,” kata Suryaman, yang menyukai Zippo sejak duduk di bangku SMA.

Suryaman termasuk kolektor serius. Koleksinya mencapai lebih dari 50 buah. Salah satu koleksi yang paling dibanggakannya adalah produksi 1940-an di mana Zippo tersebut terbuat dari besi, bukan kuningan.
 
“Waktu itu terjadi Perang Dunia II, kuningan dimanfaatkan untuk membuat senjata sehingga Zippo hanya kebagian besi saja. Saya punya satu, yang bernomor register 2032695,” ucap Suryaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sudah memiliki koleksi banyak, Suryaman masih punya incaran, yaitu Zippo produksi pertama 1933 yang asli, bukan replika. “Kalau replika sudah dua kali diproduksi, tetapi yang asli mungkin barangnya sudah tidak ada. Mungkin kalaupun ada harganya gila-gilaan,” tuturnya.

Hobi Zippo, tutur Suryaman, tak termasuk mahal. Modal awal mungkin hanya sebesar Rp 250 ribu. Malah kalau bergabung di komunitas bisa lebih murah karena ada saja anggota yang melepas koleksinya antara Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu.
 

(hds/DES)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads