Model pemasaran seperti itu rupanya membuat Zippo terkenal dan produksinya sudah lebih dari 500 juta sejak 1933. Meski sempat terhantam regulasi tembakau dan rokok, Zippo tetap berproduksi sampai hari ini.
Bagaimana sejarah panjang dan seperti apa anatomi pemantik api yang kelahirannya diperingati secara nasional di Amerika Serikat itu? Simak infografis dan linimasa berikut ini:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zippo Dalam Perjalanan Waktu
1895
Kelahiran George Blaisdell, sang pendiri Zippo.
1933
Zippo membeli bangunan pabrik yang awalnya milik Rickerson & Pryde.
1936
Zippo mendapat hak paten.
1943
Zippo beriklan, produknya disebut didedikasikan untuk prajurit Amerika Serikat.
Jenderal Dwight Eisenhower sampai mengirim surat kepada Blaisdell yang isinya “Ini adalah satu-satunya pemantik yang saya pegang dan akan menyala selamanya”.
1944
Seorang prajurit AS bernama Walter Nadler menulis namanya di sebuah pemantik Zippo. Nadler bertugas ketika serangan Normandy, yang dikenal dengan peristiwa D-Day. Pemantik tersebut ditemukan dan kini terpajang di musem Zippo.
1978
Blaisdell meninggal dunia ketika melakukan perjalanan ke Florida.
1980
Zippo memperkenalkan pemantik dengan gambar satu set kartu remi. Memiliki satu set utuh menjadi dambaan setiap kolektor.
1990
Zippo memperkenalkan tempat menaruh pemantik berbahan kulit yang bisa disangkutkan di ikat pinggang.
1994
Mulai tahun ini setiap 5 Agustus diperingati sebagai hari Zippo nasional.
1997
Pembukaan museum Zippo di Bradford, Pennsylvania.
2012
Zippo telah memproduksi sebanyak 500 juta pemantik.
(DES/DES)











































