Ini Tantangan Ekonomi Pemimpin Baru di 2014 Versi BI

Ini Tantangan Ekonomi Pemimpin Baru di 2014 Versi BI

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 25 Nov 2013 11:22 WIB
Ini Tantangan Ekonomi Pemimpin Baru di 2014 Versi BI
Jakarta - Bank Indonesia (BI) meramal pemerintahan ke depan memiliki tugas yang cukup berat. Ada beberapa tantangan yang harus dilewati dari sisi perekonomian. Seperti diketahui tahun 2014 akan dilangsungkannya pemilihan umum.

"Siapapun yang nanti akan memimpin negeri ini, tugasnya akan lebih menantang," ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam Seminar DBS Asian Insight di Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Senin (25/11/2013)

Tantangan pertama menurut Perry adalah kesiapan untuk menghadapi perubahan landscape perekonomian global. Penarikan stimulus oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed diperkirakan akan berlangsung pada tahun depan. Sehingga kemudian banyak negara berkembang, seperti Indonesia juga akan melakukan perubahan fundamental ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan mengahadapi perubahan landscape ekonomi global yang lebih sulit," ujarnya.

Kedua adalah perbaikan ekonomi secara struktural. Menurut Perry, kondisi seperti yang terlihat sekarang pada defisit transaksi berjalan/current account deficit (CAD). Ini pun yang menjadi alasan laju pertumbuhan ekonomi yang selama ini cepat, menjadi terhambat.

"Dalam negeri masih merasakan kelemahan stuktural yang membatasi laju ekonomi kita," sebutnya.

Ketiga adalah bagaimana memastikan kemajuan ekonomi yang terkait dengan kesejahteraan rakyat. Ada beberapa hal prioritas yang harus dilakukan untuk memahami kondisi struktural, penawaran dan kebutuhan serta urgency.

"Kemajuan ekonomi akan sangat tergantung, memahami permasalahan struktural, suply dan urgency," terangnya.

(mkj/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads