Masalah-masalah itu antara lain tingkat kejahatan tinggi, kelaparan, aneka penyakit berbahaya, dan perang. Nah, negara-negara ini jatuh miskin gara-gara pernah atau masih dalam peperangan.
Sepuluh negara di bawah ini bukannya tidak pernah meminta bantuan negara lain untuk masalah peperangannya, tapi memang konflik di negaranya tidak mudah diselesaikan. Perlu kerjasama yang baik antara pemerintah dan rakyatnya untuk mengakhiri perang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini daftar negaranya seperti dikutip dari TheRichest, Selasa (24/11/2013).
10. Laos
|
|
Meski kaya sumber daya alam seperti minyak, gas, dan mineral tapi Laos masih termasuk negara miskin gara-gara masih banyak rakyatnya yang kelaparan.
9. Sierra Leone
|
|
Meski sudah berada di bawah pengawasan Persatuan Bangsa-bangsa (PBB), negara ini masih berada di peringkat paling bawah untuk hidup layak. Perdagangan berlian ilegal dan batu mulia lainnya sangat menghambat pertumbuhan ekonomi negara ini.
8. Mozambique
|
|
Selain itu malaria dan AIDS juga merajalela membuat tingkat kematian di negara ini makin tinggi. Sebanyak 70% penduduk Mozambique berada di bawah garis kemiskinan.
7. Republik Afrika Tengah
|
|
6. Myanmar
|
|
5. Chad
|
|
Negara yang berada di tengah-tengah benua Afrika ini kesulitan dapat air bersih ditambah dengan sanitasi yang buruk.
4. Republik Demokrasi Kongo
|
|
Perang yang terjadi di Kongo merupakan yang terparah sejak Perang Dunia II. Sebanyak 45.000 orang meninggal di negara ini gara-gara terbunuh dalam perang, kelaparan, dan sakit keras.
3. Sudan
|
|
2. Zimbabwe
|
|
1. Korea Utara dan Somalia
|
|
Kelaparan bukan terjadi gara-gara kekurangan uang, tapi karena uangnya habis digunakan untuk menyenangkan si diktator, seperti salah satunya adalah membangun senjata nuklir.
Warganya juga diawasi secara ketat sehingga sulit untuk melarikan diri. Meski sudah dapat banyak kecamanan dari berbagai negara, pemerintah Korut tetap diam dan
Sementara Somalia miskin gara-gara tidak ada pemerintahan dan hukum yang berjalan. Negara ini dikuasai oleh bajak laut, tentara bayaran, dan kriminal. Kapal laut asing yang melintas sering jadi sasaran para penjahat ini.
Ekonomi Somalia bisa dibilang tumbuh melalui jual beli senjata dan obat-obatan terlarang. Negara tetangga berusaha membantu dengan membentuk pemerintahan namun berkali-kali gagal. Warga Somalia mengalami kelaparan dan penyakit tanpa akhir.
Halaman 2 dari 11











































