Rapat digelar di ruang Graha Sawala, kantor Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan dimulai pada pukul 13.30 WIB. Hatta yang membuka rapat mengatakan komoditas pertanian tetap akan menjadi target utama yang diperjuangkan dalam WTO.
"Kita akan bawa pertanian, untuk masuk dalam pembahasan saat WTO di Bali. Ia menyatakan Bali Package yang diusung ini akan bisa berjalan lancar. Karena hawa-hawa Bali biasanya enak," ungkap Hatta di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai membuka rapat, Hatta meninggalkan ruangan dan rapat dipimpin oleh Gita Wirjawan. Hatta harus menghadiri rapat kebinet terbatas bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
(mkj/dru)











































