Follow detikFinance
Jumat, 06 Des 2013 13:41 WIB

Mau Naik Kereta Saat Natal dan Tahun Baru? Wajib Baca Ini

- detikFinance
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memperkirakan ada kenaikan 3% penumpang kereta selama periode angkutan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 dari 20 Desember 2013 hingga 5 Januari 2014.

"Penumpang diperkirakan meningkat dari 3.119.972 penumpang di tahun 2012 menjadi 3.209.041 penumpang di tahun 2013 ini," jelas keterangan tertulis PT KAI, Jumat (6/12/2013)

PT KAI memperkirakan puncak angkutan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 diperkirakan terjadi pada 22, 25, 29 Desember 2013 dan 5 Januari 2013.

Untuk menyambut ini, PT KAI menyiapkan skenario operasi sarana rangkaian 280 KA Reguler dan 18 KA Tambahan yang terdiri dari:



  • Argo Lawu Tambahan Solo Balapan-Gambir
  • Kertajaya Tambahan Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen
  • Bengawan Tambahan Solo Jebres-Pasar Senen
  • Matarmaja Tambahan Malang-Pasar Senen
  • Argo Jati I Cirebon-Gambir
  • Argo Jati II Cirebon-Gambir
  • Cirebon Ekspres I Cirebon-Gambir
  • Cirebon Ekspres II Cirebon-Gambir
  • Argo Parahyangan Bandung-Gambir

"Armada lokomotif disiapkan sebanyak 401 unit, meliputi lokomotif dinas sebanyak 346 unit dan cadangan 55 unit. Sedangkan armada kereta yang disiapkan berjumlah 1.545 unit," jelas PT KAI.

Selain itu, terkait ketentuan pelayanan tiketing diatur sebagai berikut:



  • Pihak PT KAI menegaskan pembelian tiket KA Angkutan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 (Kelas Eksekutif, Bisnis, Ekonomi AC dan Ekonomi Non AC) dapat dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan (H-90), melalui Pusat Reservasi Stasiun atau channel-channel sbb:
  • Payment Point : Contact Center 121, Jaringan Citos Connection, Aeroticket, PPOB BRI Delaprasta, PPOB e-Channel Bank Syariah Mandiri, Jaringan Fastpay BMW, Oke Tiket, FinChannel, Jaringan Jatelindo B-ISA, Jaringan Via Travel, Jaringan I-Zone, Jaringan B-Trav Connection, MLPO Q-NETS, Jaringan Pointer, Violet Online Connection, Jaringan Mitracomm, Jaringan Vas Mobile, Jaringan Asia Wisata, Jaringan ATA Indonesia, Jaringan Panglima Ekspres, Jaringan Tors.us.
  • Kantor/minimarket : Kantor pos, Pegadaian, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, AlfaEkspres, Lawson, 7-Eleven, Coopay, Tiki JNE, dan agen tiket KA.
  • Website : Website corporate http://tiket.kereta-api.co.id, www.tiketkai.com, www.tiket.com, www.paditrain.com
  • Aplikasi smartphone pada Blackberry dan Android.

"Okupansi maksimum tiap kereta ditetapkan 100% untuk semua kelas. Pada saat kapasitas angkut sudah terpenuhi, PT. KAI tidak mengeluarkan tiket lagi untuk KA yang bersangkutan," kata PT KAI.

Mengenai tarif, PT KAI mengeluarkan ketentuan antaralain:



  • Tarif bervarisi sesuai dengan tujuan dan tanggal keberangkatan KA dan dalam range TBA-TBB
  • Tarif parsial hanya berlaku untuk KA dengan kelas layanan eksekutif, bisnis, dan ekonomi AC
  • Tarif KA Tambahan sama dengan tarif KA regular yang searah
  • Tarif Diskon Anak, Lansia, Pensiunan PT.KAI,TNI/POLRI tetap berlaku
  • Tarif Diskon Veteran/LVRI berlaku 30%
  • Tarif Reduksi 25 % untuk pegawai PT. KAI dengan memakai seragam R6
  • Tarif Khusus berlaku bagi KA- KA dengan rute berikut ini jika okupansi di bawah 60%, antaralain :

  1. Yogyakarta-Solo dan sebaliknya
  2. Madiun-Surabayagubeng dan sebaliknya
  3. Cikampek-Cirebon dan Cikampek-Bandung pp
  4. Purwokerto-Kutoarjo dan Purwokerto-Cilacap
  5. Yogyakarta-Surabayagubeng dan Yogya-Malang
  6. Gambir-Cirebon
  7. Banjar-Bandung

PT KAI juga menyiapkan tarif Promo pasca tahun baru antaralain:



  • Promo “Murahnya Rame-rame” berlaku tarif progresif (mulai pembelian ke-4 diskon 10 %, pembelian ke-5 diskon 15 %, pembelian ke-6 diskon 20 %. Promo berlaku untuk pembelian di bulan Januari 2013 untuk keberangkatan di bulan Januari 2013.
  • Promo “Lebih Awal Lebih Murah”, dimana pembelian tiket H-90 bisa mendapatkan harga TBB, berlaku periode pembelian 1-30 Januari 2014 untuk periode keberangkatan 1-30 April 2014.

Perseroan juga memberikan panduan terkait perubahan jadwal dan pembatalan tiket, antaralain:



  • Atas permintaan penumpang, tiket yang telah dibeli dapat dibatalkan dengan dikenakan bea administrasi sebesar 25 % dari harga tiket di luar bea pesan.
  • Pembatalan tiket dapat dilakukan selambat-lambatnya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan KA sebagaimana tercantum dalam tiket yang telah dibeli.
  • Pelaksanaan proses pembatalan tiket dilakukan dengan menggunakan aplikasi Rail Ticket System.
  • Untuk tiket yang dibeli di channel eksternal, kode booking dicetak terlebih dahulu menjadi tiket, selanjutnya dapat diproses pembatalan tiket.

"Angkutan rombongan dilayani selama masih memungkinkan (dibatasi)," jelas PT KAI.

Pihak direksi PT KAI memutuskan, terkait pelaksanaan Angkutan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014, PT KAI menangguhkan cuti seluruh pegawainya untuk mendukung pelayanan angkutan Natal dan tahun baru.



(hen/dru)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed