Sejumlah Pinjaman Program dan Proyek akan Dikaji

Sejumlah Pinjaman Program dan Proyek akan Dikaji

- detikFinance
Rabu, 24 Nov 2004 15:37 WIB
Jakarta - Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati menyatakan pihaknya dan Departemen Keuangan telah menyepakati proses review atas sejumlah pinjaman program dan proyek yang selama ini mengalami kendala. Diharapkan review itu bisa mengurangi pemborosan akibat pembayaran komitmen fee. "Pinjaman program dan proyek yang selama ini banyak terkendala karena dianggap tidak efektif, sekarang dalam proses review antara Bappenas dan Depkeu," kata Sri Mulyani di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (24/11/2004).Ditegaskannya kendala-kendala yang dialami memang cukup beranekaragam, baik menyangkut masalah teknis di lapangan, perencanaan maupun proses eksekusi. Menurut Sri Mulyani, review yang dilakukannya akan melihat performa proyek tersebut untuk melihat mengapa proyek tidak jalan atau hasilnya tidak sesuai rencana. Selain itu dia juga mengatakan jika dibuka ruang bagi upaya untuk meningkatkan defisit pada 2005, maka defisit anggaran bisa dinaikkan diatas plafon sebelumnya sebesar 0,7 persen. Namun kemungkinan besar kalaupun defisit 2005 bisa dinaikkan, tidak akan melebihi angka 1 persen. "Tapi sejauh ini, hal tersebut masih dijaki. Depkeu masih belum menentukan format APBN 2005 seperti apa," tegasnya. (nit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads