Berduka 3 Pegawainya Tewas, Dirut KAI Tak Mau Terima Penghargaan

Berduka 3 Pegawainya Tewas, Dirut KAI Tak Mau Terima Penghargaan

Wahyu Daniel - detikFinance
Kamis, 12 Des 2013 14:53 WIB
Berduka 3 Pegawainya Tewas, Dirut KAI Tak Mau Terima Penghargaan
Foto: Ignasius Jonan Bersama Jokowi
Jakarta - Hari ini, seharusnya Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan menerima penghargaan Indonesia Marketing Champion dari MarkPlus bersama 18 pihak lain. Namun Jonan menolak karena sedang berduka.

Jonan mengatakan, dirinya sempat hadir dalam pemberian penghargaan tersebut selama 5 menit di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. Namun Jonan menolak menerima penghargaan, dia hanya menghormati Hermawan Kartajaya selaku pendiri dan President Markplus. Seperti diketahui, 3 pegawai KAI tewas karena kejadian tabrakan dengan truk tangki BBM awal pekan ini.

"Iya cuma sebentar 5 menit absensi saja untuk menghormati guru SLTA saya yaitu Hermawan Kartajaya. Tapi saya tidak naik ke panggung menerima penghargaan, saya sedang berduka. Penghargaan itu seharusnya untuk ketiga syuhada KAI," jelas Jonan kepada detikFinance, Kamis (12/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada acara tersebut, sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan menangis, karena Jonan tidak hadir di panggung menerima penghargaan Indonesia Marketing Champion 2013.

"Ada yang tidak bisa naik panggung saat ini yaitu Pak Jonan, beliau lagi berduka, saya selalu berkomunikasi dengan Pak Jonan, dia tahu bahwa saya juga sangat berduka," ujar Dahlan.

Dahlan mengatakan, tragedi tersebut merupakan ujian bagi KAI yang saat ini sedang serius membenahi kinerja perseroan. "Ini terjadi pada saat lagi hebat-hebatnya memperbaiki kereta api dan lagi berprestasi yang begitu hebat, Pak Jonan dia lebih dari 8 kali dapat penghargaan tetapi kali ini dia minta maaf tidak mau tampil karena memang hatinya sangat terluka," terangnya.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads