Awalnya, Dahlan melihat keadaan security check point terminal 1 A. Ia mendapati masih adanya selang AC yang kurang tertata rapi dan adanya lampu penerangan lama yang belum diganti. Padahal 1 minggu yang lalu, mantan bos PLN ini mengaku telah melakukan pengecekan hal serupa.
"Lumayan lah sudah meningkat. Minggu kemarin kayak pos hansip. Terima kasih cepat ditangani," kata Dahlan kepada petugas Angkasa Pura II di Terminal 1 A Bandara Soetta Cengkareng, Selasa (18/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amarah pemilik Group Media Jawa Pos ini kembali pecah saat berjalan di area check in counter terminal 1 A. Tanpa diduga ia mendapati kabel telepon yang terpasang secara tidak teratur.
"Ngawur masa kabel-kabel kayak gini," kata Dahlan sembari mencabut beberapa kabel yang tidak teratur dan membahayakan itu.
Tidak berhenti di situ, Dahlan memprotes kontak saran manual yang masih terpasang. Menurutnya kontak saran manual sudah tidak layak lagi terpasang di bandara internasinal sekelas Bandara Soetta.
"Saya minta ini dibuang ini diganti elektronik. Kotak saran seminggu lagi harus diganti. Aku sudah lama minta," minta Dahlan kepada petugas Bandara Soetta yang mendampinginya.
Kotak saran manual itu pun langsung dicopot. Saat berjalan menuju pesawat, sepanjang perjalanan di area terminal 1 A, Dahlan beberapa kali memprotes penempatan stiker hingga banner yang berisi informasi iklan dan pengumuman.
"Seperti ini (banner) dibuang saja. Bandara Internasional nggak boleh seperti ini," tegas Dahlan yang diikuti pembuangan banner oleh petugas.
Saat akan memasuki area boarding lounge, Dahlan sempat berhenti sesaat karena melihat adanya kebocoran atap bandara. Akibatnya ada air yang menetes hingga ke lantai. Terlihat seorang petugas kebersihan sibuk mengepel tumpahan air dari atap yang bocor.
"Bocor diatasi sumbernya," pinta Dahlan kepada petugas.
Salah seorang petugas Bandara Soetta menjelaskan aksi pengecekan terminal telah dilakukan Dahlan satu pekan lalu. Sama dengan hari ini, Dahlan juga marah-marah lantaran kondisi security check poin terminal 1 A dan B dalam kondisi kurang baik.
"Satu minggu lalu, ada selang AC dicabuti. Terus kita diberi waktu 3 hari untuk betulkan. Ini karpet baru dibenerin dan dicuci," kata petugas bandara bernama Yatno.
(hen/ang)










































