Ini Dia 20 Usaha Kecil dan Menengah Terbaik Tahun Ini

- detikFinance
Selasa, 17 Des 2013 20:06 WIB
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberikan penghargaan Paramakarya 2013 kepada pelaku usaha sektor usaha kecil dan menengah (UKM), terbaik dari sisi kualitas dan produktivitas produk.

Penghargaan Paramakarya tahun 2013 diberikan kepada 20 pengusaha UMKM yang terdiri dari 12 Usaha Kecil dan 8 Usaha Menengah, di Hotel Mercure Ancol Jakarta Utara.

Hatta dan Cak Imin terlihat duduk bersebelahan di bangku VIP. Hadir pula dalam acara ini Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi yang juga sebagai juri, dan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenakertrans Abdul Wahab Bangkona.

Penghargaan Paramakarya 2013 merupakan penghargaan kualitas dan produktivitas tingkat nasional, yang biasa diserahkan kepada presiden berdasarkan surat Menteri Sekretaris Negara Nomor R-04/M.Sesneg/1/1993 tanggal 8 Januari 1993 tentang Anugerah Produktivitas.

Cak Imin mengatakan perusahaan-perusahaan UMK yang menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi ini perlu ditonjolkan, karena mereka diharapkan dapat menjadi panutan dalam penerapan konsep kualitas dan produktivitas bagi perusahaan-perusahaan lain.

"Pelaksanaan penyerahan Paramakarya 2013 diberikan kepada UKM yang selama ini menjadi pilar ekonomi nasional kita. UKM juga menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. UKM yang mendapatkan penghargaan Paramakarya 2013 ini selama 3 tahun terakhir ini menunjukan tren meningkat baik dari sisi kualitas maupun produktivitas," ungkap Cak Imin saat membuka acara Paramakarya 2013 di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Selasa (17/12/2013).

Penetapan pemenang Paramakarya 2013 telah dinilai melalui proses yang panjang. Penilaian dilakukan oleh Ketua Apindo Sofjan Wanandi.

Berikut ini daftar UMK yang mendapatkan penghargaan Paramakarya tahun 2013, antaralain:

Usaha Kecil:



  1. Budi Jaya Logam, Bidang Usaha Industri Logam asal Pati, Jawa Tengah.
  2. CV. ATS, Bidang Usaha Industri Makanan dan Minuman asal Makassar, Sulawesi Selatan.
  3. CV. Pondok Prima ART, Bidang Usaha Industri Kayu dan Barang Kayu Jadi asal Bali.
  4. UD. Dimas Patuh, Bidang Usaha Industri Kayu dan Barang Kayu Jadi/Handicraft asal Lombok Barat, NTB.
  5. Arena Songket INS, Bidang Usaha Industri Tekstil asal Sumatera Barat.
  6. CV. Cihanjuang Inti Teknik, Bidang Usaha Industri Makanan dan Minuman asal Cimahi, Jawa Barat.
  7. UD. Berkah, Bidang Usaha Industri Kayu dan Barang Kayu Jadi asal Malang, Jawa Timur.
  8. Gee Batik, Bidang Usaha Industri Tekstil asal Yogyakarta.
  9. Mawar Sari, Bidang Usaha Industri Makanan dan Minuman asal Samarinda, Kalimantan Timur.
  10. PT. Asta Kriya Handicraft, Bidang Usaha Industri Kayu dan Barang Kayu Jadi asal Banten.
  11. CV. Bonelayana Jaya, Bidang Usaha Pengolahan Rotan asal Palu, Sulawesi Tengah.
  12. Tulimario, Bidang Usaha Industri Makanan dan Minuman asal Jambi.

Usaha Menengah:



  1. CV. Multi Dimensi, Bidang Usaha Industri Pengolahan Lainnya/Handicraft asal Cirebon, Jawa Barat.
  2. PT. Asindo Tech, Bidang Usaha Industri Logam asal Lampung Selatan, Lampung.
  3. PT. Inti Kiat Alam (IKA), Bidang Usaha Produk Obat Herbal asal Jakarta Utara, DKI Jakarta.
  4. SP. Alumunium, Bidang Usaha Industri Logam asal Yogyakarta.
  5. CV. Media Kreasi Bangsa, Bidang Usaha Industri Makanan dan Minuman asal Kepulauan Riau.
  6. UD. Budi Luhur, Bidang Usaha Industri Kayu dan Barang Kayu Jadi asal Blitar, JawaTimur.
  7. PT. Tirta Mulia Abadi, Bidang Usaha Industri Makanan dan Minuman asal Sulawesi Selatan.
  8. Sanjai Balado Ummi Aufah Hakim, Bidang Usaha Industri Makanan dan Minuman asal Padang, Sumatera Barat.
(wij/hen)