Di Negara-Negara Ini, Belanjanya Selangit

APBN di Tahun Politik (5)

Di Negara-Negara Ini, Belanjanya Selangit

Hidayat Setiaji - detikFinance
Rabu, 18 Des 2013 18:10 WIB
Di Negara-Negara Ini, Belanjanya Selangit
Jakarta - Tahun depan, Indonesia memiliki kapasitas belanja negara senilai lebih dari Rp 1.800 triliun. Belanja negara untuk kali pertama menembus level Rp 1.000 triliun pada 2009, dan setelah itu terus bertambah.
Β 
Meski jumlahnya cukup besar, ternyata itu hanya sekitar 20 persen dari total perekonomian Indonesia yang diukur dengan produk domestik bruto (PDB). Pada akhir 2012, nilai PDB Indonesia mencapai sekitar Rp 8.200 triliun.
Β 
Di negara-negara sosialis, biasanya anggaran negara punya porsi yang cukup besar terhadap PDB. Kuba, misalnya, punya anggaran negara yang mencapai 70 persen dari PDB. Maklum saja, negara mengendalikan hampir seluruh aktivitas ekonomi.
Β 
Tidak hanya yang menganut paham sosialis, negara-negara dengan aliran welfare state pun memiliki porsi anggaran yang cukup besar terhadap PDB. Contohnya Swedia, yang memiliki persentase anggaran negara terhadap PDB yang mencapai 52 persen. Seperti halnya negara sosialis, welfare state pun banyak menanggung kebutuhan rakyatnya.
Β 
Berikut adalah beberapa negara yang memiliki anggaran cukup besar:

Prancis

Negara yang kini dikepalai Presiden Francois Hollande ini punya total belanja negara mencapai US$ 1,5 triliun (Rp 18 ribu triliun). Ekonomi Perancis merupakan gabungan dari peranan sektor swasta dan intervensi negara. Perusahaan milik negara masih mempertahankan kepemilikan di sektor transportasi, energi, atau telekomunikasi.

Jerman

Negara yang sering disebut paling makmur di Eropa ini punya anggaran belanja sekitar US$ 1,6 triliun (Rp 19 ribu triliun). Perekonomian Jerman seringkali disebut ekonomi pasar yang terkoordinasi. Artinya, meski sektor swasta punya peranan besar tetapi negara tetap memegang peran substansial terutama dalam perlindungan sosial.

China

Negeri Tirai Bambu punya anggaran negara yang besar, yaitu sekitar US$ 1,7 triliun (Rp 20 ribu triliun). Besarnya anggaran negara tidak lepas dari haluan negara China yaitu komunisme. Negara berperan sentral dalam perekonomian, walau tidak lagi seketat dulu.

Jepang

Meski ekonominya sudah mapan, negara tetap punya peran besar di Jepang. Ini terbukti dengan besarnya anggaran negara, yang mencapai US$ 2,5 triliun (Rp 30 ribu triliun). Namun, tingginya anggaran negara di Jepang menyebabkan utang yang menumpuk. Rasio utang pemerintah di Jepang mencapai lebih dari 200 persen terhadap PDB.

Amerika Serikat

Sebagai perekonomian terbesar di dunia, anggaran negara di AS pun menjadi yang nomor satu dengan nilai US$ 3,8 triliun (Rp 46 ribu triliun). Meski punya anggaran besar, tetapi anggaran negara di AS ternyata hanya menyumbang sekitar 14 persen dari total perekonomian.
Halaman 2 dari 6
(hds/DES)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads