Teknik Bikin Underpass dan Flyover Gampang, Tapi Butuh Ratusan Miliar

Teknik Bikin Underpass dan Flyover Gampang, Tapi Butuh Ratusan Miliar

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 19 Des 2013 11:14 WIB
Teknik Bikin Underpass dan Flyover Gampang, Tapi Butuh Ratusan Miliar
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) dengan truk tangki pengangkut BBM beberapa waktu lalu terjadi di perlintasan sebidang. Harusnya dibangun underpass atau flyover di perlintasan sebidang ini. Bagaimana penjelasan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto?

Dia mengatakan, tanggung jawab membangun underpass atau flyover ini tergantung status kepemilikan jalan di perlintasan sebidang tersebut. Bila jalannya berstatus lokal, maka tanggung jawab Pemda.

"Kalau itu semua jalan lokal jadi tanggung jawab ada di Pemda DKI Jakarta, Pemda Tangerang serta Depok juga kan," kata Djoko di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Djoko menambahkan, sebenarnya teknik membangun underpass maupun flyover tidak terlalu sulit atau tergolong cukup mudah. Namun membutuhkan dana yang cukup besar. Djoko menyebut membangun satu flyover atau underpass saja bisa membutuhkan dana ratusan miliar rupiah

"Tekniknya gampang tetapi satu flyover ini nilainya ratusan miliar. Flyover atau underpass itu untuk mengurangi kemacetan dan kecelakaan dan itu jalan bagus," imbuhnya.

Lalu siapa yang bertanggung jawab membangun flyover dan underpass di perlintasan sebidang kereta jalan nasional? Djoko menjawab itu adalah kewenangan pemerintah pusat.

"Kalau jalan nasional baru pemerintah pusat yang bangun," tutupnya.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads