"Pertama, tidak boleh merosot, tidak boleh lebih jelek. Kedua harus meningkatkan kapasitasnya 2 kali lipat dan itu mampu," kata Dahlan usai acara Panandatanganan Akta Pengalihan Saham PT Inalum di lantai 21 Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Untuk meningkatkan kapasitas produksi ini, Inalum membutuhkan pasokan listrik tambahan. Inalum berencana membangun PLTU 3X200 mega watt. Pendanaan ini diambil dari sumber internal perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, terkait alokasi 30% saham Inalum kepada pemerintah daerah di Sumatera Utara. Dahlan mempersilakan Pemda untuk memproses pembelian Inalum ke pemerntah pusat.
"Terserah daerah, yang pasti dialokasikan 30%. Mau diambil silahkan, tidak diambil silahkan. Terserah mereka. Besok pagi juga bisa," sebutnya.
Berikut ini nama-nama Direksi Inalum pasca menjadi BUMN:
- Sahala Hasoloan Sijabat sebagai Dirut.
- Harmon Yunaz sebagai Direktur Produksi.
- Nasril Kamaruddin sebagai Direktur SDM dan Umum.
- Presiden Komisaris sebagai Emmy Yuhassarie.











































