"Tiga hari lalu ada pembicaraan khusus Dirut Kai dan Pelindo II terkait bagaimana rel KAI dimanfaatkan tangani pelabuhan. Agar jalan raya di Jakarta nggak penuh truk dan peti kemas makanya akan dibangun rel dari Cikarang telusuri kanal Cikarang masuk lahan KBN masuk Kalibaru (Tanjung Priok)," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan di Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Nantinya rel kereta ini dibangun menyusuri kanal Cikarang dan area industri milik PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, BUMN ini berencana membangun rel kereta dari Stasiun Tanjung Priok ke Pelabuhan Tanjung Priok sepanjang 100 meter. Rel ini dibutuhkan sebagai akses menuju atau keluar Pelabuhan Tanjung Priok.
"Selain itu ada rel masuk Tanjung Priok tinggal dibangun rel 100 meter. Diputuskan oleh Dirut Pelindo II dan KAI nanti dibangun sendiri tanpa menunggu APBN," sebutnya.
Dengan ide ini, ia memproyeksi biaya logistik bisa ditekan cukup tajam. Termasuk mempercepat arus perputaran barang.
"Ini bisa kurangi 200 ribu teus atau kurangi 200 kontainer tiap hari agar kelancaran barang lebih baik. Saat ini 1 truk dari Cikarang ke Priok butuh 1 hari. Nggak efisien, itu biaya logisitk tinggi nanti setelah jadi 1 truk bisa 3 kali pulang pergi Cikarang Priok. Ini lebih efisien," terangnya.
(hen/ang)










































