"Kalau lihat statistiknya, pertanyaannya bukan bisa atau tidak lagi. Tapi harus bisa. Tahun 2030, Indonesia harus bebas orang kelaparan," ungkap Direktur Pengelolaan Perikanan FAO Indroyono Susilo saat berbincang di sebuah restoran, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (23/12/2013)
Ia menuturkan, tahun 1990 jumlah orang kelaparan di Indonesia mencapai 20% dari populasi. Sementara pada tahun 2012, jumlah itu menurun menjadi 9%. Artinya ada pengurangan hampir setengah dari orang kelaparan sejak tahun 1990.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indroyono cukup optimistis dengan program yang dikerjakan oleh pemerintah Indonesia. Terutama dalam menangani pasokan bahan pokok masyarakat. "Dari program yang ada saya rasa bisa. Itu juga menjadi target Pak Susilo Bambang Yudhoyono. Harusnya bisa," kata Indroyono.
Sementara itu, untuk tataran internasional, tahun 1990 jumlah orang kelaparan di dunia mencapai 875 juta orang. Sedangkan saat ini orang kelaparan sudah berhasil dihapus sebesar 50%.
"Tahun 1990, ada 875 juta orang yang kelaparan atau food insecurity atau ketidaktahanan pangan" ujarnya.
Menurut Indroyono, tentunya hal ini membawa dampak positif. Artinya sudah banyak negara yang menerapkan ketahanan pangan. Ia menargetkan, tahun 2030 tidak ada lagi orang lapar di dunia ini.
"Kita cukup cepat dengan targetnya MDG's. Kita sudah berhasil menghapus 50% orang kelaparan di dunia. Target 2030 juga sama. Di mana itu harusnya 0%. Jadi tak ada lagi orang kelapran di dunia ini," jelasnya.
(mkj/hen)











































