kini memiliki fokus usaha peternakan sapi ini mulai menunjukkan kinerja positif.
Padahal selama puluhan tahun, Berdikari mengalami kinerja keuangan yang buruk, bahkan meninggalkan lini bisnis utama yakni sapi. Berdikari sempat ke bisnis mebel,asuransi, dan lainnya, hingga akhirnya kembali fokus ke bisnis peternakan sapi.
"Berdikari sudah 2 tahun lalu sudah lama kesulitan luar biasa. Kita minta untuk bangkit. Kita evaluasi. Bidang usahanya apa. Kemudian 2
tahun lalu kita lihat misal pengembangan sapi. Laporan tahun 2013 pendapatan berdikari 60% dari sapi. Padahal 3 tahun lalu pendapatan
dari sapi nggak sampai 10%," kata Dahlan usai rapim BUMN di Kantor Pusat Berdikari Jakarta, Kamis (2/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pembenahan dan bersih-bersih di internal perseroan. Librato menghapus permainan nakal oknum di internal perseroan.
"Itu berantas perusahaan dalam perusahaan. Yang ke-2 meningkatkan ekspor cokelat," jelasnya.
Ekspor cokelat ini diizinkan untuk membantu keuangan perseroan, selain itu membantu menggenjot ekspor Indonesia ke luar negeri.
"Itu diekspor ke Eropa. Tahun lalu ekspor 1.400 ton. Dari situ dapat uang untuk bangkit. Itu juga untuk tampung cokelat rakyat dan kita
perlu ekspor besar," sebutnya.
Dengan kerja keras dan tanpa bantuan suntikan modal pemerintah (tanpa Penyertaan Modal Negara/PMN), Berdikari mampu bangkit. "Direksi sekarang bisa hidupkan Berdikari tanpa bantuan negara," katanya.
Direktur Utama Berdikari Librato El Arif mengatakan perseroan pada tahun 2013 memperoleh pendapatan Rp 380 miliar. Namun Libroto enggan
menyebutkan perolehan laba perseroan.
"Itu masih dalam audit," kata Librato.
Berdikari selama masa pembenahan melakukan berbagai pengembangan lini usaha seperti menjual produk turunan sapi seperti daging sapi sehat,
steak hingga bakso.
Pada tahun 2014, perseroan menargetkan kenaikan pendapatan hingga 100%. Berdikari juga akan mengembangkan beberapa pusat penggemukan dan rumah potong sapi di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"2014 omset naik 100%. Kita investasi kandang dan beserta tanah di Jabar. Harapannya kita bisa stabilkan harga daging di Jabodetabek,"
terangnya.
(feb/hen)











































