Proyek MRT Jakarta Pakai Teknologi Anti Banjir

Proyek MRT Jakarta Pakai Teknologi Anti Banjir

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 02 Jan 2014 17:20 WIB
Proyek MRT Jakarta Pakai Teknologi Anti Banjir
Jakarta - Proyek MRT Jakarta dijamin tidak terganggu meski musim hujan tiba. Khusus rute bawah tanah (underground) tahap I yang membentang dari Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI), dijamin terbebas dari banjir yang kerap menghampiri DKI Jakarta saat musim penghujan.

Selama proses kontruksi, kontraktor dari Indonesia dan Jepang menerapkan teknologi anti banjir.

"Kalau galinya baru 2015. Kita punya design MRT itu semua kedap air," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami saat konferensi pers MRT di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (2/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses pembangunan jalur bawah tanah proyek MRT tahap I ini membutuhkan waktu selama 3 tahun. Diharapkan di awal 2018 MRT ini sudah beroperasi secara komersial.

"Terowongan bangunnya 3 tahun. Itu baru kelar awal 2018. Semester I-2018 MRT telah beroperasi secara komersial. Nanti yang lama masa pengeboran," jelasnya

Proyek MRT tahap I yang dibangun membentang sepanjang 15,2 km akan memiliki 7 stasiun layang (elevated) dan 6 stasiun bawah tanah. Rute layang nantinya membentang sepanjang 9,2 km dan rute bawah tanah sepanjang 5,9 km.

Rute bawah tanah MRT tahap I membentang dari Stasiun Bundaran Senayan hingga Bundaran HI.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads