"Target untuk bea dan cukai Rp 153,15 triliun. Sementara realisasi Rp 155,82 triliun atau 101,74%," ungkap Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono dalam konferensi pers di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (6/1/2014).
Rinciannya adalah penerimaan cukai sebesar Rp 108,5 triliun atau lebih tinggi dari target APBN-P yang sebesar Rp 104,7 triliun. Kemudian untuk bea masuk, penerimaannya Rp 31,6 triliun atau di atas target yang sebesar Rp 30,8 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu untuk bea keluar, ternyata tidak mencapai target. Penerimaan hanya sebesar Rp 15,8 triliun atau di bawah target yang sebesar Rp 17,6 triliun.
"Untuk bea keluar memang agak disayangkan karena tidak mencapai target. Jadi dari Rp 17,6 triliun itu realiasinya hanya Rp 15,8 triliun," kata Agung.
Untuk tahun 2014, Agung menilai banyak tantangan yang harus dilewati. Sehingga tetap ada upaya keras dari instansi untuk meningkatkan penerimaan.
"Tahun 2014, targetnya naik tinggi. Tapi banyak hal yang mempengaruhi penerimaan. Terutama untuk sektor cukai," ucapnya.
(mkj/dru)










































