Mesin bor ini nantinya digunakan untuk melubangi atau membuat jalur MRT bawah tanah sepanjang 5,9 km dari Stasiun Bundaran Senayan ke Stasiun Bundaran Hotel Indonesia.
"Alat kita datangkan dengan diameter 6,6 meter. Mulai pengeborannya tahun 2015," kata Direktur Kontruksi PT MRT Jakarta M. Nasyir di kantor pusat MRT Jakarta, Wisma Nusantara Jakarta, Kamis (9/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerjanya 24 jam untuk ngebornya sehingga pengerjaan harus sangat perfect. Itu dalam 1 hari bisa ngebor 7 meter. Kita ingin kerjakan sekitar 6 km. Bayangkan berapa lama," terangnya.
Rute bawah tanah MRT Jakarta nantinya melalui 6 stasiun yakni Bundaran HI-Dukuh Atas-Setiabudi-Bendungan Hilir-Istora-Bundaran Senayan. Mesin bor canggih ini nantinya harus dimasukkan ke dalam tanah.
Dengan sistem cut and cover, mesin bor ini akan mengebor dan menghubungkan antar stasiun pada ke dalaman sekitar 20 meter hingga 22 meter.
"Yang paling dalam 22 meter. Itu di Dukuh Atas kerena melewati bajir kanal," sebutnya.
(hen/dru)











































