Terbang Lewat Halim, Bos Citilink: Yang Penting On Time

Terbang Lewat Halim, Bos Citilink: Yang Penting On Time

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 10 Jan 2014 07:56 WIB
Terbang Lewat Halim, Bos Citilink: Yang Penting On Time
Jakarta - Mulai hari ini, maskapai penerbangan nasional Citilink memindahkan beberapa penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma. Citilink melakukan perpindahan penerbangan untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Direktur Utama PT Citilink Indonesia Arief Wibowo, pihaknya akan melayani penumpang dengan baik, terutama soal waktu. Pihaknya berjanji penerbangan lewat Halim akan tepat waktu.

"Kita lakukan pemindahan beberapa penerbangan dari Cengkareng ke Halim. Kita mendukung untuk mengurangi kepadatan di Cengkareng, tentunya ini bagian dari program Citilink. Penumpang Citilink bisa dirasakan langsung bahwa Citilink ingin membawa sederhana ,yang penting on time," ungka Arief saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Citilink adalah maskapai penerbangan pertama yang terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma sejak bandara ini berubah menjadi bandara komersil mulai hari ini. Arief menambahkan, pihaknya tetap akan memprioritaskan layanan tepat waktu terbang kepada para penumpang.

"Kita ingin simple, on time dan confidence. Di 2013 rata-rata semakin meningkat dengan persentase 87% on time," imbuhnya.

Di hari pertama penerbangan, Citilink akan menerbangkan ratusan penumpang ke 4 kota di Indonesia, yaitu Malang, Semarang, Yogyakarta, dan Palembang dengan total penerbangan 16 kali/hari. Ditargetkan per tahun, Citilink bisa menerbangkan penumpang sebanyak 1,1 juta penumpang/tahun. Penerbangan pertama adalah dengan tujuan Malang dengan jam keberangkatan pukul 07.30 WIB.

"Kita akan mulai penerbangan perdana, kita akan mulai kedatangan dari Yogya, ada dua pesawat yang akan ditempatkan di Halim. Selain itu penerbangan ke Palembang dan Malang. Kita akan mulai 4 kota Halim Malang, Semarang, Yogyakarta, dan Palembang. Dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 180, kita mengisi tempat duduk penuh Malang. Kemudian Palembang juga demikian dan ini pemindahan beberapa penerbangan dari Cengkareng ke Halim," jelas Arief.Β 

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads