Pemerintah Isyaratkan Perpanjang Kontrak Bagi Hasil Tangguh

Pemerintah Isyaratkan Perpanjang Kontrak Bagi Hasil Tangguh

- detikFinance
Senin, 29 Nov 2004 16:24 WIB
Jakarta - Pemerintah mengisyaratkan akan memperpanjang kontrak bagi hasil Lapangan Tangguh di Papua selama 20 tahun. Diharapkan penandatanganan perpanjangan kontrak tersebut dapat dilakukan pada 12 Desember 2004."Saat ini negosiasi hampir final, hanya tinggal masalah bonus dan split saja yang belum dipastikan. Pemerintah menginginkan term and condition yang lebih menguntungkan bagi negara. Pihak KPS sendiri sudah setuju, hanya jumlahnya saja yang belum disepakati," kata Direktur Jenderal Migas DESDM Iin Arifin Takhyan di Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Senin, (29/11/2004).Lapangan Tangguh terdiri dari tiga blok, yaitu Wiriagar yang kontraknya akan berakhir 2023, Brau yang akan berakhir tahun 2017 dan Muturi Blok yang akan berarti kontraknya pada 2022. Menurut Iin, kontrak ketiga blok tersebut akan diperpanjang selama 20 tahun.Pada kesempatan terpisah Vice President LNG Tangguh Lukman Mahfoez mengakui, negosiasi dengan pemerintah Indonesia sejauh ini masih berjalan. "Tapi splitnya belum ditentukan. Masalah tersebut hanya salah satu dari sekian masalah yang masih didiskusikan dengan pemerintah. Yang pasti saat ini kami masih konsentrasi pada pembangunan dua train yang berkapasitas 7,6 metriks ton/tahun," paparnya.Lapangan Tangguh saat ini sahamnya dimiliki oleh beberapa perusahaan seperti BVPLC, CNOOC, dan lain-lain. (mi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads