Mengutip Reuters, Rabu (15/1/2014) emas di pasar spot internasional bergerak di US$ 1.243 per ounce atau turun 0,1% lagi setelah sempat anjlok 0,7% di hari sebelumnya yang berada di US$ 1.255 per ounce.
Anjloknya harga emas ini bertolak belakang dengan dolar AS. Penguatan dolar AS terjadi akibat data penjualan ritel AS naik di Desember 2013. Hal ini memicu fundamental positif di tahun 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara nilai tukar dolar terhadap mata uang di Asia rata-rata menguat. Antara lain, dolar menguat terhadap SGD (Singapura Dolar) 0,07%, kemudian terhadap KRW (Korea Won) 0,25%, PHP (Phillipine Peso) di 0,36%, dan THB (Thailand Bath) di 0,15%.
(dru/ang)











































