Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto (Djokir) mengatakan, perubahan iklim yang tengah terjadi adalah salah satu penyebab banjir sekarang ini. Ada 3 faktor utama yang menjadi penyebab banjir dan menurutnya akan menjadikan banjir lebih parah.
"Pertama, kendaraan kita mengeluarkan gas rumah kaca, pabrik kita mengeluarkan gas rumah kaca. Di satu sisi kondisi gas rumah kaca bertambah, di sisi lain kondisi alam yang menerima gas rumah kaca berkurang," kata Djokir dalam acara temu wartawan mengenai penanganan banjir di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Rabu (15/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Air hujan yang turun semestinya langsung dapat diresap ke tanah. Namun karena daerah resapan tersebut menyempit, maka air hujan mengalir menuju kali atau sungai-sungai terdekat, sehingga akhirnya meluap.
"Kalau ada hujan turun sebagian besar air yang masuk itu tidak terserap tapi run off masuk ke kali," jelasnya.
Terakhir menurut Djokir adalah, penyempitan sungai akibat dari tumpukan sampah dan hunian masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai. Menurutnya hal tersebut harus ditertibkan agar tidak memperparah banjir.
"Karena tiga hal itu banjir menjadi semakin parah," tutup Djokir.
(zlf/rrd)











































