4 Pelabuhan Indonesia Terkoneksi Secara Online

4 Pelabuhan Indonesia Terkoneksi Secara Online

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 22 Jan 2014 12:10 WIB
4 Pelabuhan Indonesia Terkoneksi Secara Online
Jakarta - Kementerian Perhubungan dan PT Pelindo II (Persero) hari ini meluncurkan layanan satu pintu berbasis internet yaitu Inaportnet Domestic (www.inaportnet.com). Fasilitas ini melayani kegiatan pelayaran domestik untuk kemudahan layanan bongkar muat barang hingga proses izin kapal laut dan informasi secara online.

Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono mengatakan untuk sementara layanan ini bisa dimanfaatkan untuk 4 pelabuhan besar di Indonesia. Pelabuhan itu adalah Tanjung Priok (Jakarta), Belawan (Medan), Soekarno-Hatta (Makassar) dan Tanjung Perak (Surabaya).

"Hari ini adalah soft launching program pelayanan Inaportnet yang saya kira harus diimplementasikan pelaksanaan di lapangan. Kita harus maju, kalau anda tidak masuk ke dalam sistem anda tidak bisa di sini," kata Bambang saat melakukan soft launching program Inaportnet Domestic di Kantor Pusat PT Pelindo II (Persero) di Jalan Pasoso Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Rabu (22/01/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang mengatakan program ini adalah tindak lanjut dari kunjungan Wakil Presiden Boediono beberapa waktu lalu. Rencananya, setelah hari ini ia akan ke Pelabuhan Belawan, kemudian ke Pelabuhan di Makassar dan terakhir ke Tanjung Perak.

"Kita harus jalankan sistem ini di 4 pelabuhan itu di semester I-2014," katanya.

Inaportnet Domestic adalah sistem layanan tunggal yang nantinya diprediksi akan menurunkan waktu tunggu bongkar muat (dwelling time). Saat ini, dwelling time secara keseluruhan di Pelabuhan Tanjung Priok bisa mencapai hampir 9 hari atau rata-rata 8,7 hari, diantaranya memangkas proses dokumen dari manual melalui online.

Para pelaku usaha khususnya perusahaan pelayaran cukup masuk ke situs www.inaportnet.com, lalu memilih menu sesuai yang diinginkan. Nantinya program ini akan mempercepat proses secara keseluruhan, transparansi, menyederhanakan proses bisnis, meminimalisasi kesalahan pemasukan data dan dokumen.

Diharapkan dengan adanya program layanan tunggal ini akan meningkatkan daya saing industri, keamanan data transaksi antara pelaku usaha dan PT Pelindo II (Persero).

"Intinya adalah penyederhanaan perizinan dan kemudahan arus barang yang lebih cepat dan efisien. Akan tidak lucu sekelas pelabuhan di Jakarta, Surabaya, Belawan dan Makassar untuk mendapatkan izin pelayaran masih manual pakai map, kalau begitu kapan kita berubah. Sementara di tempat lain sudah efisien transparan dan akuntabilitas dan praktis," imbuhnya.

Selain memudahkan proses perizinan dan waktu tunggu bongkar muat, secara umum sistem ini juga nantinya diklaim akan menurunkan biaya logistik di bawah 10%.

"Sistem lokal ini bakal terintegrasi. Biaya logistik kita akan turun di bawah 10% dengan sistem ini," cetusnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads