Stasiun MRT di Kuala Lumpur Dibangun 45 Meter di Bawah Tanah

Laporan dari Kuala Lumpur

Stasiun MRT di Kuala Lumpur Dibangun 45 Meter di Bawah Tanah

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 23 Jan 2014 10:06 WIB
Stasiun MRT di Kuala Lumpur Dibangun 45 Meter di Bawah Tanah
Kuala Lumpur - Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Kuala Lumpur di Malaysia akan beroperasi pada 31 Juli 2017. Rute ini membentang sepanjang 51 Km dari Sungai Buloh-Kajang.

Saat beroperasi, MRT fase I memiliki 31 stasiun. Dari 31 stasiun, sebanyak 7 stasiun berada di bawah tanah atau underground. Untuk rute underground, stasiun terdalam berada pada kedalaman 45 meter di bawah permukaan tanah. Lokasi ini berada di Stasiun Pasar Rakyat.

“Stasiun Pasar Rakyat dalamnya 45 meter. Itu yang paling dalam,” kata Direktur Komunikasi dan PR MRT Corp Amir Mahmood Razak di Pusat Informasi MRT Corp di Kuala Lumpur, Kamis (23/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stasiun ini nantinya memiliki 5 tingkat karena Stasiun Pasar Rakyat akan jadi titik pertemuan rute MRT pengembangan berikutnya. Bahkan saat ini telah terlihat 1 buah mesin bor raksasa (tunnel boring machine/TBM) berdiameter 6,6 meter yang telah sukses memasuki area stasiun. Sementara 1 mesin bor lagi tidak terlihat karena berada di bawah lapisan tanah.

“Ini stasiun terdalam karena stasiun merupakan stasiun interchange. Jadi akan ada 4 tunnel di sini. Ini stasiunnya dibangun 5 tingkat,” jelasnya.

Untuk membantu membuka lapisan tanah dan bebatuan kapur di Stasiun Pasar Rakyat, pihak kontraktor menggunakan bahan peledak. Selain memiliki stasiun terdalam, MRT Kuala Lumpur juga memiliki stasiun layang (elevated) sangat tinggi. Paling tinggi, stasiun ini terletak 40 meter di atas permukaan tanah.

“Paling tinggi 40 meter,” sebutnya.

Dari rute sepanjang 51 km, MRT Kuala Lumpur fase I memiliki rute underground sepanjang 9,5 Km dan rute elevated sepanjang 41,5 Km.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads