Damri Untung Besar Dari Transportasi Bandara di 2013

Damri Untung Besar Dari Transportasi Bandara di 2013

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 23 Jan 2014 13:22 WIB
Damri Untung Besar Dari Transportasi Bandara di 2013
Jakarta - Perum Damri mencetak laba (sebelum pajak) yang cukup signifikan di 2013, sebesar Rp 98 miliar atau 46% di atas target yang sebesar Rp 69,4 miliar. Sementara omzetnya Rp 1,01 triliun.

Direktur Utama Damri Suherman Subrata mengatakan konstribusi terbesar laba tersebut berasal dari moda transportasi bandar udara (bandara), yakni mencapai 50%.

"Konstribusi terbesar itu berasal dari moda transportasi bandara itu mencapai 50% dari total," kata Suherman di kantornya, Jalan Matraman, Jakarta, Kamis (23/1/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu laba juga didorong oleh angkutan TransJakarta. Damri memegang dua koridor untuk jalur TransJakarta di DKI Jakarta. Yaitu koridor 1-8 dan koridor 11.

"Tahun 2013 baru ada tambahan karena kita menang tender dari busway. Untuk koridor 1-8 dan 11. Penyediaan bus tersebut diimpor dari China," ujarnya .

Secara umum, Damri melakukan investasi secara besar-besaran tahun 2010. Di mana Damri menyediakan 500 armada baru dan memperbarui bus lama sebanyak 500 armada.

"Investasi besar-besaran itu dari 3 tahun yang lalu. Selama 2 tahun kita sudah bisa berhasil menyediakan 500 armada baru. Dan 500 rekondisi untuk membuat bus seperti baru. Jadi ada 1000 total. Itu dampaknya sekarang," paparnya.

Akan tetapi, Suherman mengatakan masih ada segmen yang merugi, yaitu bus kota. Kerugian dari segmen ini ditutupi dari keuntungan tender busway.

"Selama ini selalu merugi itu bus kota. Kerugian bus kota ditutup sama busway," pungkasnya.

(mkj/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads