Wapres Kecewa Perumahan Rakyat Kecil Kurang Perhatian

Wapres Kecewa Perumahan Rakyat Kecil Kurang Perhatian

- detikFinance
Selasa, 30 Nov 2004 16:39 WIB
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengaku kecewa pelaku dunia kontruksi kurang memberi perhatian terhadap proyek pengadaam perumahan untuk rakyat kecil dan menengah. Salah satu buktinya yakni belum adanya penghargaan prestasi pencapaian kontruksi untuk kategori perumahan rakyat. "Selain bangga dengan kemampuan kontruksi yang dimiliki bangsa ini saya juga kecewa tidak ada penghargaan untuk kategori perumahan rakyat," kata Wapres dalam pidato sambutan usai penyerahan penghargaan konstruksi dalam pembukaan seminar "Kontruksi Indonesia 2004", di ball room hotel Hilton, Jl. Sudirman, Jakarta, Selasa (30/11/2004). Menurut Kalla, penghargaan seharusnya bukan hanya untuk pembangunan gedung-gedung tinggi dan indah. Tapi juga untuk gedung-gedung rendah yang diperuntukkan untuk pemukiman rakyat kecil terutama untuk proyek pemukiman yang mampu mengangkat wilayah tersebut dari kekumuhan."Pembangunan mall dan apartemen yang cantik di Jakarta, apabila tidak diimbangi dengan pengadaan rumah murah secara merata tentu akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Konflik di negara ini kebanyakan dipicu oleh ketidakadilan pembangunan," kata Kalla."Karenanya pemerintah bertekad untuk melaksanakan pembangunan yang berkeadilan. Khususnya sementara ini untuk pengadaan rumah rakyat kecil. Tentu ini merupakan tugas berat bagi Menteri Perumahan Rakyat," tambahnya.Acara itu juga dibuka Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Sedangkan Wapres Jusuf Kalla tiba di Hilton pukul 14.00 WIB didampingi kepala Bappenas Sri Mulyani dan Menpera Yusuf Ashari. PenghargaanBeberapa karya rancang bangun yang memperoleh penghargaan antara lain, untuk kategori perencanaan bangunan tinggi yakni pembangunan kampus Bina Nusantara, Jl. Kiai Maja. Kategori perencanaan bangunan rendah diraih Maya Ubud, Bali and Resort.Kategori pelaksanaan bangunan rendah non tempat tinggal diperoleh Masjid Agung Tuban. Dan kategori pembangunan jembatan dan jalan diraih jembatan barelang Batam.Karya Rancang Bangun yang memperoleh penghargaan itu menurut dewan juri yang diketuai Ir Johan Sila, dari ITS, telah memenuhi kriteria handal dan inovatif, memberikan inspirasi pada bangunan kopntruksi lain dan tidak menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. (iy/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads