Informasi adanya peredaran rokok ilegal asal Indonesia atau sering disebut rokok Indon ini, diperoleh dari seorang warga Malaysia yang ada di sekitar Jalan Bukit Bintang.
βAda rokok Indon?β tanya detikFinance kepada penjual di sebuah toko mini market di area Bukit Bintang Kuala Lumpur, Kamis Malam (23/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βAda rokok Sampoerna, Marlboro Putih, merah, Surya, Gudang Garam, LA. Mau yang mana?β kata sang penjual.
Untuk rokok kretek ilegal asli Indonesia ini, dijual berkisar RM 6 hingga RM 6,5. Padahal harga asli di gerai Malaysia untuk merek sejenis, dijual seharga RM 10 sampai RM 12.
Menurutnya rokok-rokok ilegal ini dikirim dan dipasok oleh seseorang. Namun sang penjual enggan menyebutkannya. Menjual rokok asli Indonesia menurutnya dilarang oleh otoritas Malaysia.
βMakanya kita jaga-jaga kalau ada razia. Karena ini dilarang,β sebutnya.
Usai meninggalkan toko kelontong, detikFinance kemudian menyusuri toko retail 24 jam untuk mengetahui apakah rokok ilegal juga dijual. Alhasil sang penjual malah menyodorkan rokok resmi dengan gambar peringatan bahaya merokok.
βNggak jual rokok Indon,β katanya.
Saat menyusuri penjualan rokok ilegal asal Indonesia. Pada jalan-jalan yang tidak terlalu besar di area Bukit Bintang, beberapa orang justru menghampiri untuk menawarkan jasa layanan khusus dari para wanita-wanita penghibur. Bahkan ada tawaran untuk berkencan dengan wanita penghibur warga negara Indonesia.
βAda Melayu, Vietnam, China dan Indonesia,β tawarnya.
(hen/ang)











































