Harga Beras Naik, Pasokan Beras di Pasar Induk Cipinang Berkurang

Harga Beras Naik, Pasokan Beras di Pasar Induk Cipinang Berkurang

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 24 Jan 2014 10:01 WIB
Harga Beras Naik, Pasokan Beras di Pasar Induk Cipinang Berkurang
Jakarta - Banjir yang melanda beberapa sentra produksi beras di Pulau Jawa menjadi pemicu kenaikan harga pada semua jenis beras. Harga rata-rata semua jenis beras naik 5%.

Salah satu pedagang beras di Pasar Warakas Jakarta Utara, Suminta mengakui mahalnya harga beras sudah terjadi saat ia balanja di Pasar Induk Cipinang Jakarta Timur.

"Saya belanja di Cipinang sudah naik harganya," kata Suminta kepada detikFinance di Pasar Warakas Jakarta Utara, Jumat (24/01/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut daftar harga beras di Pasar Warakas Jakarta Utara :



  • Harga beras kualitas 1 Rp 10.000/kg dari sebelumnya Rp 9.500/kg
  • Harga beras kualitas 2 Rp Rp 9.000/kg dari sebelumnya Rp 8.500/kg
  • Harga beras kualitas 3 Rp 8.000/kg dari sebelumnya Rp 7.500/kg
  • Harga beras kualitas 4 Rp 6.500/kg dari sebelumnya Rp 6.000/kg

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPD Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Nellys Soekidi mengakui bila kedatangan pasokan beras di Pasar Induk Cipinang terus mengalami penurunan. Ia meminta Perum Bulog segera menyuntik pasokan beras ke Pasar Induk Cipinang untuk menekan harga.

"Seadainya pasokan kurang dari 1.000 itu signal lebih parah lagi, lalu masih banyak daerah pusat produksi padi yang masih banjir itu lebih bahaya lagi. Sekarang paling tidak jalur distribusi dapat prioritas khusus. Kita minta Bulog pasok ke kita 2.600 ton karena Bulog mempunyai cadangan beras. Terhitung kedatangan beras hari Senin hanya 900 ton, Selasa 1.400 ton, Rabu 1.500 ton, Kamis 1.200 ton normalnya 2.500-3.000 ton. Beras Cipinang ini kebanyakan datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa timur," jelasnya.

(wij/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads