Dampak Banjir, Stok Beras di Jakarta Turun 15%

Dampak Banjir, Stok Beras di Jakarta Turun 15%

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 24 Jan 2014 14:27 WIB
Dampak Banjir, Stok Beras di Jakarta Turun 15%
Jakarta - Data Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga 22 Januari 2014, stok beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur sebesar 29.996 ton atau cukup untuk kebutuhan beras DKI Jakarta kurang lebih 10 hari ke depan.

Namun stok ini menurun drastis bila dibandingkan bulan Desember 2013, stok beras mencapai 37.708 ton atau turun 15,32% dibandingkan saat ini.

"Kedatangan beras memang agak berkurang masuk ke Pasar Induk Cipinang biasanya 2.500 ton sekarang 2.000 ton (per hari) murni karena distribusi yang terhambat," kata Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi saat berdiskusi dengan media di Kantor Kementerian Perdagangan Jalan Ridwan Rais Jakarta, Jumat (24/01/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Bayu menegaskan tidak ada gangguan produksi padi akibat musim hujan dan banjir yang melanda sentra produksi di Pulau Jawa seperti Karawang dan Cirebon.

Menurutnya pada bulan Januari ini masuk musim tanam bukan musim panen sehingga tidak berpengaruh kepada produksi padi. Namun berpengaruh pada kegiatan panen yang akan molor karena akan ada penanaman benih ulang.

"Produksi beras belum ada gangguan karena sekarang ini musim tanam dan umur padinya masih 1-2 bulan jadi belum panen," tegas Bayu.

Menurut Bayu, pemerintah khususnya Kementerian Pertanian sudah menyiapkan langkah antisipasi agar pola tanam tetap dilakukan. Cara ini dilakukan agar musim panen tidak terlalu mundur lama sehingga tidak timbul kelangkaan beras.

"Kementan akan menyiapkan kebijakan untuk memastikan diganti benih yang terkena banjir dan ditanam ulang," imbuhnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads