Penarikan Dana SUP 005 Masih Jauh dari Plafon

Penarikan Dana SUP 005 Masih Jauh dari Plafon

- detikFinance
Rabu, 01 Des 2004 10:25 WIB
Jakarta - Penarikan dana SUP 005 oleh BUMN pengelola dan lembaga keuangan pelaksana per November 2004 baru mencapai Rp 888,52 miliar dari total plafon Rp 3,1 triliun. Adapun dana yang telah disalurkan kepada UKM sebesar Rp 565,54."Jadi sisa dana yang belum ditarik sebesar Rp 2,21 triliun yang saat ini sedang diproses pencairannya sebesar Rp 454,33 miliar," kata Mennegkop/UKM Surya Dharma Ali saat raker dengan Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu, (1/12/2004).Menurut Surya Dharma Ali, dari 24 BPD yang disetujui sebagai lembaga keuangan pelaksana dan telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan Depkeu ternyata baru tiga BPD yang telah mencairkan dana SUP 005 tersebut, yaitu BPD Bali sebesar Rp 20 miliar, BPD NTB sebesar Rp 7,5 miliar dan BPD Maluku sebesar Rp 19,39 miliar.Sementara itu, untuk bank BUMN realisasi penarikannya juga masih kecil, bahkan Bank Mandiri dari plafon sebesar Rp 250 miliar, saat ini belum melakukan penarikan. Namun, Bank Mandiri telah mengajukan permohonan agar posisi Bank Syariah Mandiri bukan sebagai executing tetapi sebagai chaneling.Bank Mandiri saat ini juga telah memberikan dana talangan kepada Bank Syariah Mandiri untuk diteruskan kepada nasabah KUMK sebesar Rp 43 miliar.Sedangkan, untuk Bank BNI dari plafon Rp 300 miliar, penarikannya juga baru mencapai Rp 100 miliar. Menurut Surya Dharma, realisasi penarikan yang dilakukan Bank BNI masih kecil karena ada perubahan kebijakan direksi yang melikuidasi unit layanan usaha mikro.Oleh karena itu BNI mengusulkan agar statusnya sebagai lembaga keuangan pelaksana diubah menjadi BUMN pengelola.Adapun bank-bank lain seperti BRI dari platon Rp 500 miliar penarikannya baru tercatat Rp 250 miliar, Bank Bukopin dari plafon Rp 300 miliar penarikannya juga baru Rp 100 miliar, BTN dari plafon Rp 250 miliar penarikannya baru Rp 35 miliar, PT PNM dari plafon Rp 250 miliar penarikannya baru Rp 194,13 miliar dan Perum Pegadaian dari plafon Rp 200 miliar penarikannya Rp 100 miliar. (umi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads