Ancaman ini dilontarkan terkait adanya beras impor ilegal yang beredar di pasar. Beras tersebut diduga berasal dari Vietnam.
"Yang jelas Bulog tidak impor. Mau digantung di Monas? Saya agak keras dan Pak Tarto berkomitmen," kata Dahlan pada acara BUMN Outlook 2014 di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (29/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulog mampu menyediakan beras hingga 3,5 juta ton dari dalam negeri untuk persediaan beras nasional dan penyaluran beras raskin.
"Mula-mula beredar beras impor di Kramat Jati dikira Bulog yang impor. Komitmen kita kan tidak ada impor lagi. Gudang-gudang Bulog penuh dengan beras," sebutnya.
(hen/ang)











































