Tukang Tahu dan Tempe, Ayo Jangan Ragu Pinjam Dana KUR!

Tukang Tahu dan Tempe, Ayo Jangan Ragu Pinjam Dana KUR!

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 30 Jan 2014 13:44 WIB
Tukang Tahu dan Tempe, Ayo Jangan Ragu Pinjam Dana KUR!
Jakarta - Untuk meningkatkan produksi tahu dan tempe, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan meminta para perajin agar tidak ragu meminjam dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). KUR dinilainya penting untuk mengembangkan usaha dan menambah produktifitas usaha.

"Cara yang bisa dilakukan untuk peningkatan produksi perajin? kita sudah mempersiapkan KUR dan dana bergulir," kata Syarief usai serah terima kedelai impor milik Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) di Terminal Koja, Tanjung Priok Jakarta, Kamis (30/01/2014).

Sementara itu sejak tahun 2012 yang lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah memberikan kesempatan kepada Gakoptindo bisa menggunakan KUR maksimal Rp 2 miliar. Kredit tersebut dijamin oleh Jamkrindo (Jaminan Kredit Indonesia) untuk produksi dan import kedelai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk bisa meminjam kredit sampai Rp 2 miliar, harus dilihat kembali primer Gakoptindo yang bisa menjamin dan bekerjasama dengan Jamkrindo atau tidak. Untuk saat ini, baru ada dua bank daerah yang bisa membantu memberikan kredit untuk Gakoptindo yaitu Bank Jatim dan Bank DKI.

Sedangkan di tahun 2014 ini, pemerintah telah menyediakan dana KUR sebesar Rp 38 triliun atau meningkat dari tahun lalu yang hanya Rp 36,6 triliun. Selain KUR, program pendampingan kepada para perajin juga dinilai penting terutama untuk menggenjot produksi.

"Yang paling penting juga pendampingan dengan ditekankan kualitas dan produksi yang bagus dan jangan terlalu mahal harga kedelainya. Tahun 2013 dana KUR kita lewat Rp 36,6 triliun, akumulatif Rp 137 triliun. Tahun ini target Rp 38 triliun, iya meningkat," jelasnya.

(wij/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads