Terkena Banjir Hingga Letusan Gunung, Inflasi di Kota Ini Melejit

Terkena Banjir Hingga Letusan Gunung, Inflasi di Kota Ini Melejit

- detikFinance
Senin, 03 Feb 2014 15:35 WIB
Terkena Banjir Hingga Letusan Gunung, Inflasi di Kota Ini Melejit
Jakarta - Sejak awal tahun 2014 beberapa daerah di Indonesia terkena bencana. Seperti kebanjiran hingga letusan gunung. Ini pun berakibat terhadap harga barang di daerah tersebut dan sekitarnya, terutama harga pangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Senin (3/2/2014), ada beberapa daerah yang terkena bencana dan menyebabkan inflasi yang lumayan tinggi.

Pertama adalah Kudus. Kota yang terletak di Jawa Tengah tersebut terkena banjir cukup lama di beberapa kecamatan.

"Ini menyebabkan adanya gangguan distribusi barang, seperti pangan. Pasokan yang tidak cukup, membuat harga melejit dengan laporan inflasi sebesar 1,67%. Dibandingkan dengan 26 kota lainnya di pulau Jawa, inflasi Kudus tercatat paling tinggi," jelas BPS.

Kedua, DKI Jakarta. Hujan yang turun deras sejak awal Januari mengakibatkan beberapa titik di ibu kota terkena banjir. Bahkan ini diperkirakan masih akan berlangsung lama. Harga pangan di Jakarta merangkak naik dengan kalkulasi inflasi sebesar 1,05%.

Ketiga adalah Gunung Sinabung, Karo. Akibat letusan gunung tersebut, beberapa kota di sekitar Karo terkena dampaknya. Terlihat pada daerah Sibolga dengan inflasi mencapai 3,24%. Kemudian Medan 1% dan Pematang Siantar 1,12%.

Keempat adalah Manado. Kota yang berada di Sulawesi ini terkena banjir bandang yang mengakibatkan lumpuhnya aktivitas masyarakat. Inflasi Manado pada Januari adalah 1,06%.

Kepala BPS Suryamin menuturkan kenaikan harga secara umum memang bersumber dari pangan. Penyebabnya mulai dari cuaca buruk, menurunnya produksi, terganggunya distribusi dan kurangnya pasokan.

"Kalau keseluruhan itu kan memang menghambat distribusi dan pasokan itu berkurang. Tidak hanya di kota itu tapi di daerah sekitarnya juga," kata Suryamin.

(mkl/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads