Nelson Mandela Bagi-bagi Warisan Rp 41 Miliar ke Banyak Orang

Nelson Mandela Bagi-bagi Warisan Rp 41 Miliar ke Banyak Orang

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 04 Feb 2014 08:40 WIB
Nelson Mandela Bagi-bagi Warisan Rp 41 Miliar ke Banyak Orang
Foto: Reuters
Johannesburg - Nelson Mandela ternyata meninggalkan harta warisan yang tidak sedikit, yaitu sebesar US$ 4,1 juta (Rp 41 miliar). Warisan ini ia bagikan kepada banyak pihak, mulai dari istrinya, keluarga sampai jadi sumbangan ke sekolah.

Tepat dua bulan setelah kematian tokoh Afrika Selatan ini, pengacaranya menyatakan Graca, istri Mandela, akan mendapat setengah dari harta tersebut, ia juga berhak mendapatkan empat properti di Mozambique.

Hasil royalti dari buku dan beberapa proyek Mandela lainnya, termasuk rumah di Johannesburg, Qunu dan Mthatha akan diurus dan masuk ke investasi milik keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan rumah tempatr pria yang meninggal di umur 95 tahun pada 5 Desember 2014 di Houghton, Johannesburg, akan digunakan oleh keluarga almarhum anak Mandela yang bernama Makgatho.

"Sudah menjadi keinginan saya supaya rumah tersebut menjadi tempat berkumpul keluarga supaya bisa mempertahankan silaturahmi meski setelah saya meninggal," kata pengacara membacakan surat wasiat Mandela seperti dikutip AFP, Selasa (4/2/2013).

Masing-masing anak Mandela sudah mendapat pinjaman senilai US$ 300.000 semasa hidupnya. Utang-utang ini pun dinyatakan lunas oleh Mandela.

Tak ketinggalan, para karyawan yang pernah mengabdi kepada Mandela juga kecipratan rezeki, masing-masing dapat US$ 4.500. Salah satunya adalah Zelda la Grange, asisten pribadi Mandela sejak lama.

Warisan Mandela juga sebagian disumbangkan ke Wits and Fort Hare Universities dan tiga sekolah lainnya, masing-masing sebesar US$ 90.000.

The African National Congress (ANC), tempat Mandela pertama kali memenangkan pemilu juga kebagian warisan dan royalti.

Surat wasiat ini pertama kali ditulis Mandela pada 2004 dan mengalami beberapa kali perubahan sampai akhirnya draft final diselesaikan pada 2008.

Bahkan sebelum Mandela meninggal, anak-anaknya sudah sering ribut mempermasalahkan siapa yang akan mengurus investasi dan kebagian warisan-warisannya.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads