Tepat dua bulan setelah kematian tokoh Afrika Selatan ini, pengacaranya menyatakan Graca, istri Mandela, akan mendapat setengah dari harta tersebut, ia juga berhak mendapatkan empat properti di Mozambique.
Hasil royalti dari buku dan beberapa proyek Mandela lainnya, termasuk rumah di Johannesburg, Qunu dan Mthatha akan diurus dan masuk ke investasi milik keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah menjadi keinginan saya supaya rumah tersebut menjadi tempat berkumpul keluarga supaya bisa mempertahankan silaturahmi meski setelah saya meninggal," kata pengacara membacakan surat wasiat Mandela seperti dikutip AFP, Selasa (4/2/2013).
Masing-masing anak Mandela sudah mendapat pinjaman senilai US$ 300.000 semasa hidupnya. Utang-utang ini pun dinyatakan lunas oleh Mandela.
Tak ketinggalan, para karyawan yang pernah mengabdi kepada Mandela juga kecipratan rezeki, masing-masing dapat US$ 4.500. Salah satunya adalah Zelda la Grange, asisten pribadi Mandela sejak lama.
Warisan Mandela juga sebagian disumbangkan ke Wits and Fort Hare Universities dan tiga sekolah lainnya, masing-masing sebesar US$ 90.000.
The African National Congress (ANC), tempat Mandela pertama kali memenangkan pemilu juga kebagian warisan dan royalti.
Surat wasiat ini pertama kali ditulis Mandela pada 2004 dan mengalami beberapa kali perubahan sampai akhirnya draft final diselesaikan pada 2008.
Bahkan sebelum Mandela meninggal, anak-anaknya sudah sering ribut mempermasalahkan siapa yang akan mengurus investasi dan kebagian warisan-warisannya.
(ang/ang)











































