Nah Lho, Data Bea Cukai dan BPS Soal Impor Beras Berbeda

Nah Lho, Data Bea Cukai dan BPS Soal Impor Beras Berbeda

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 10 Feb 2014 15:10 WIB
Nah Lho, Data Bea Cukai dan BPS Soal Impor Beras Berbeda
Jakarta - Data impor beras yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS) dengan data yang dimiliki Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan soal realisasi impor beras sedikit berbeda. Perbedaan data mencakup total volume impor maupun jumlah volume impor masing-masing jenis beras.

Dalam laporan BPS, tercatat selama tahun 2013 ada 472.000 ton beras yang diimpor atau senilai dengan US$ 246 juta. Sedangkan data impor Bea Cukai justru lebih sedikit yaitu 445.259 ton.

Data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan terkait pemasukan impor beras selama 2013 totalnya 445.259 ton, seperti dikutip siaran pers.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • 1006.10.10.00 bibit 1.219 ton
  • 1006.30.30.00 beras ketan 190.996 ton
  • 1006.30.40.00 beras Thai Hom Mali 22.843 ton
  • 1006.30.91.00 beras setengah masak 418 ton
  • 1006.30.99.00 beras lain (japonica,basmati,Bulog) 34.823 ton
  • 1006.40.90.00 beras pecah 194.960 ton
Data Badan Pusat Statistik (BPS), realisasi impor beras khusus dan kode HS di 2013, totalnya 472.000 ton:

  • 1006409000 atau Beras Pecah 100% sebanyak 201.099,8 ton
  • 1006303000 atau Beras Ketan Utuh dan Pecah sebanyak 198.943,65 ton
  • 1006304000 atau Beras Thai Hom Mali sebanyak 23.117,8 ton
  • 1006309100 atau Beras Kukus/Setengah Matang sebanyak 418 ton
  • 1006309900 atau Beras Basmati, Japonica, hibah sebanyak 47.867,1 ton
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads