Gajinya naik hingga lebih tinggi 60% dari gaji yang diterima bos GM sebelumnya, Dan Akerson, yang hanya dibayar US$ 9 juta di 2012 lalu.
Sebelumnya GM sudah mengumumkan akan membayar Mary senilai US$ 4,4 juta dalam bentuk uang tunai dan saham. Tapi nilainya itu belum termasuk kompensasi dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai CEO GM yang baru, total kompensasi yang diterima Mary sudah sesuai dengan tugas dan kewajibannya," kata Komisaris GM Tim Solso dalam keterangan tertulis yang dikutip BBC, Selasa (11/2/2014).
"Kinerja perusahaan yang akan menunjukkan layak tidaknya ia mendapat gaji sebesar itu," ujarnya.
Mary mengambil alih kursi pimpinan GM dari Akerson pada 15 Januari lalu. Wanita berumur 52 tahun ini merupakan wanita pertama yang memimpin produsen otomotif berskala global. Barra memimpin lebih dari 212 ribu pegawai di 396 fasilitas GM di 6 benua.
Wanita ini merupakan insinyur elektro yang menghabiskan hampir seumur hidupnya untuk GM. Sebagai bos baru, Barra menghadapi tantangan besar di AS, karena pangsa pasar dan keuntungan GM masih di bawah Ford. Belum lagi, cabang GM di Eropa yaitu Opel rugi miliaran dolar.
Ingin tahu wanita mana lagi yang termasuk paling jago berbisnis? Ada juga wakil dari Indonesia lho. Simak di sini.
(ang/dnl)











































