RPH yang berjarak 1 jam perjalanan darat dari pusat kota Jakarta ini baru aktif dioperasikan kembali mulai awal 2013. Sebelumnya selama 10 tahun RPH ini praktis disewakan kepada swasta karena kesulitan keuangan.
Saat Berdikari mulai berbenah, masih ada beberapa bangunan dalam kondisi kurang terawat. Ketika berkunjung, Dahlan menggunakan topi caping warna biru dan sepatu boot.
Mantan bos PLN ini memantau kondisi RPH termasuk saat proses pemotongan sapi hingga menjadi daging siap kirim. Dahlan menyaksikan bagaimana sistem pemotongan sapi berstandar internasional yakni sebelum dipotong, sapi dibius dengan skema stunning hingga bagian sapi dibelah menggunakan pisau elektrik.
"Stunning (tembak bius) 5 menit paling lambat untuk dipotong. Setelah itu dikuliti dan diproses," kata Direktur RPH Dodi Wahyudi di Cibitung, Jawa Barat, Rabu (12/2/2014).
Usai melihat proses pemotongan hingga pemrosesan daging. Dahlan memberi saran kepada Dirut Berdikari, supaya beberapa bangunan yang tidak dirawat dirapikan dan dibongkar.
Selain itu Dahlan minta agra lokasi limbah sisa pemotongan ditanami tanaman rindang. Termasuk memperbaiki kondisi kandang.
"Dibongkar dulu, nanti ide muncul. Sekitar limbah dibikin taman, dirawat lah. Ditanami bunga atau pohon besar. Pohon rindang," kata Dahlan.
(feb/ang)











































