Apa Kata Mereka Tentang Sosok Lutfi Sang Mendag Baru?

Apa Kata Mereka Tentang Sosok Lutfi Sang Mendag Baru?

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 13 Feb 2014 08:20 WIB
Apa Kata Mereka Tentang Sosok Lutfi Sang Mendag Baru?
Jakarta - Teka-teki siapa sosok pengganti Gita Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) akhirnya terjawab sudah. Presiden SBY kemarin mengumumkan Muhammad Lutfi sebagai Mendag baru. Presiden SBY memilih Lutfi untuk memimpin Kementerian Perdagangan (Kemendag) bukan tanpa sebab.

Menurut SBY, sosok Lutfi dianggap tepat menjabat sebagai Mendag. Apalagi sebelumnya Lutfi juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang yang merupakan salah satu mitra Indonesia.

Diperkirakan, Lutfi baru aktif memimpin Kemendag pada hari Senin esok. Beberapa pejabat dan pengusaha sudah memberikan tanggapannya atas terpilihnya Lutfi sebagai Mendag. Yuk simak apa kata mereka tentang Lutfi seperti dihimpun detikFinance, Kamis (13/02/2014).

Presiden SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuk Muhammad Lutfi menggantikan Gita Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) RI. Bagaimana sosok Lutfi di hadapan SBY?

"Saya memandang Pak Lutfi itu cakap dan mampu gantikan Pak Gita. (Saat menjadi Dubes Jepang) Jepang itu salah satu mitra Indonesia, kerjasama ekonomi Jepang dan Indonesia itu kuat. Oleh karena itu dasar saya berikan penugasan. Saya memberikan kepercayaan kepada Pak Lutfi untuk emban tugas. Saya telah lakukan fit and roper test terhadap seseorang yang saya pilih sebagai Mendag. Pak Lutfi bukan orang baru, sudah berkontribusi pada pemerintahan yang saya pimpin, mulai BKPM pada masa yang sulit," jelas SBY.

Menteri Perindustrian MS Hidayat

Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat juga ikut berkomentar atas terpilihnya M Lutfi sebagai Mendag baru. Hidayat yakin Lutfi bisa melaksanakan amanah sebagai menteri perdagangan yang baru dengan baik. Lutfi sudah memiliki pengalaman di pemerintahan sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Dia sudah di upgrade bahkan oleh Pak Gita sendiri. Sehingga dia sudah siap untuk bekerja semua tantangan yang ada. Sebetulnya kemarin setelah saya diberitahu presiden, saya Lutfi dan Pak Gita sudah ketemu untuk prepare kerja keras 7 bulan ini bersama saya. Saya kira sanggup, sudah diukur juga. Karena presiden minta perindustrian dan perdagangan harus bekerja sama," kata Hidayat.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi

Muhammad Lutfi resmi menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) baru menggantikan Gita Wirjawan. Menurut Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi menilai dua sosok itu punya karakter yang sama. Selain itu Bayu menilai sosok Lutfi dapat beradaptasi dengan cepat di Kemendag.

"Saya melihat mereka (Muhammad Lutfi dan Gita Wirjawan) itu seperti jodoh dan mirip, kira-kira simbolnya seperti itu. Muda pintar dan berwawasan internasional dan Mantan Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Saya kira beliau bisa menyesuaikan diri dan bapak presiden tentu memilih yang terbaik. Latar belakangnya juga sama dengan Pak Gita sama-sama mantan BKPM dan bagus semuanya. Untuk market sangat positif. Kami seluruh jajaran Kemendag siap untuk mendukung dan bekerja sama dengan beliau. Dengan adanya Undang-undang Perdagangan saya yakin kita akan berjalan baik dan kami semua siap bekerja sama dan mendukung beliau," jelas Bayu.

Ketua Apindo Sofjan Wanandi

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga ikut berkomentar soal sosok Lutfi. Lutfi dianggap cocok menjadi Mendag baru menggatikan Gita Wirjawan. Ia adalah orang yang smart dan pintar bergaul dengan para pengusaha.

"Lutfi punya pengalaman di BKPM dulu dan punya pengalaman juga di duta besar dan punya relasi dengan para pengusaha. selama 6 bulan ini dia sudah harus mulai bekerja karena tidka punya banyak waktu lagi yang ia harus kerjakan. Secepatnya dia harus menstabilkan bahan pokok kita. karena dengan banjir ini pasti akan naik dan inflasi juga akan naik dan kita kena semua jadi ini harus dijaga. Jadi Mendag yang baru ini selama 6 bulan ini prioritas apa yang harus dlakukan dan bisa berkoordinasi dengan aparat yang ada di Kemendag. Terobosan yang baru tidak mungkin lagi terutama suplai kebutuhan pokok kita. Kita ingin bertemu secepatnya dengan Apindo dan setalah dilantik kita sudah berkomunikasi untuk bertemu secepatnya dan dia sudah setuju. Dia harus bekerjasama dengan menteri lain dan paling melanjutkan dan jangan digangu dan kebijakan harus memperlancar kebutuhan pokok yang dibutuhkan sekarang untuk menjaga inflasi kita," kata Sofjan.
Halaman 2 dari 5
(wij/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads