"Ada 3 bandara harus ditutup," kata Corporate Communication Departement Head Angkasa Pura I, Handy Heryudhitiawan kepada detikFinance, Jumat (14/2/2014).
Bandara Adi Soemarmo (Solo) ada 27 penerbangan yang batal berangkat maupun mendarat. Pasalnya, letusan menyebabkan aktivitas bandara terganggu karena abu vulkanik.
Penerbangan yang dibatalkan antaralain:
Lion Air ada 3 penerbangan Lion Air rute Solo-Jakarta, 3 penerbangan rute Jakarta-Solo.
Garuda Indonesia ada 5 penerbangan Solo-Jakarta dan 5 penerbangan Jakarta-Solo.
Sriwijaya Air ada 3 penerbangan Solo-Jakarta, 4 penerbangan Jakarta-Solo.
Kalstar ada 1 penerbangan Solo-Banjarmasin, dan 1 penerbangan Banjarmasin-Solo.
Trigana Air ada 1 penerbangan Solo-Pangkalan Bun dan 1 penerbangan Pangkalan Bun-Solo yang juga dibatalkan.
Bandara Adisutjipto (Yogyakarta) total ada 125 penerbangan yang dibatalkan hari ini. Sejak malam tadi ada sekitar 300 penumpang yang tertahan karena pesawatnya tidak jadi berangkat, yakni Citilink, Garuda, dan Wings Air. Hingga saat ini, jumlah gagalnya keberangkatan penumpang masih dihitung.
"Sejak tadi malam saja ada 300. Penumpang yang gagal berangkat. Padahal pastinya lebih dari itu," katanya.
Bandara Juanda (Surabaya) menghentikan operasinya sementara. Sejak tadi malam hingga pukul 09.00 tadi pagi, ada 73 penerbangan yang terdampak: 42 penerbangan take off, 31 penerbangan landing.
"Hingga jam 9 pagi tadi ada 5.843 penumpang yang gagal berangkat. Saya amat sangat yakin pasti lebih," tegas Handy.
Ia meyakini jumlah penumpang yang tak jadi berangkat tersebut masih akan bertambah, mengingat di Surabaya setiap harinya ada 400 penerbangan datang dan pergi. Dengan ditutupnya bandara, potensi gagal berangkat masih sangat besar.
Penumpang yang gagal berangkat diberikan 3 opsi, yaitu reschedule atau penjadwalan ulang keberangkatan, refund atau pengembalian uang, dan reroute yang memungkinkan penumpang pergi dengan rute yang lain. Semua proses tersebut tergantung dari maskapai penerbangan masing-masing.
"Kalau PSC (Passenger Service Charge) kita kembalikan. Angkasa Pura I memberikan kesempatan bagi penumpang untuk dikembalikan uangnya," jelas Handy.
Selain itu , berdasarkan laporan AirAsia, ada 18 penerbangan perseroan yang mereka batalkan.
(zul/hen)











































