3 Bandara Ini Belum Dapat Dipastikan Beroperasi Besok

3 Bandara Ini Belum Dapat Dipastikan Beroperasi Besok

- detikFinance
Jumat, 14 Feb 2014 19:42 WIB
3 Bandara Ini Belum Dapat Dipastikan Beroperasi Besok
Jakarta - Tiga bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I yang ditutup terkena dampak letusan Gunung Kelud, belum dapat dipastikan kembali dibuka, besok. Bahkan untuk penerbangan esok hari (15/2/2014), pihak AP I belum bisa memastikan akan membuka 3 bandaranya.

Corporate Communication Department PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan status Bandara Adisutjipto, Juanda, dan Adi Soemarmo masih belum bisa beroperasi untuk waktu yang belum bisa ditentukan.

"Untuk besok belum tahu kabarnya gimana. Tapi untuk sementara masih notam (peringatan terbang) yang lama," kata Handy kepada detikFinance, Jumat (14/2/2014).

Notam adalah kepanjangan dari Notice To Air Men atau pemberitahuan kepada pilot pesawat dan Air Traffic Control bandara.

Jika kondisi abu vulkanik Gunung Kelud masih mengganggu jarak pandang dan masih menyelimuti bandara hingga besok. Handy mengatakan, bandara masih akan ditutup karena dirasa akan membahayakan keselamatan penerbangan.

"Kalau masih begitu, masih dilanjutkan. Kita nggak berani karena ini menyangkut keselamatan penerbangan," tambahnya.

Sebelumnya, Handy mengatakan, berdasarkan Notice To Air Men (Notam) atau berita penerbangan yang ditujukan untuk para pilot dan ATC bandara, Bandara Adi Soemarmo ditutup sejak pukul 23.00 UTV waktu penerbangan atau sama dengan pukul 06.00 WIB.

"Tanggal 14-15 Februari, berarti sampai besok jam 23.00 UTV, atau jam 6 pagi," katanya.

Sedangkan bandara Adisutjipto ditutup sejak pukul 07.54 hari ini hingga pukul 07.30 pada 15 Februari 2013.

Bandara ketiga yakni bandara Juanda Surabaya ditutup sejak pagi tadi, hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Menurut Handy, bandara Juanda masih berpotensi tutup hingga esok hari.

Dampak dari penutupan bandara tersebut, data terakahir menunjukkan sekitar 71.500 penumpang gagal berangkat. Saat ini beberapa bandara itupun sedang dalam proses pembersihan karena apron hingga pesawat tertutup abu vulkanik. Dalam hal ini, PT Angkasa Pura I mengerahkan bantuan dari TNI Angkatan Udara.

"Bila besok memungkinkan, dapat dibuka. Kita lihat perkembangan," tutupnya.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads