"Tanyakan ke Pemprov DKI karena mereka yang groundbreaking, kita hanya backup. Tapi kita akan bicarakan dengan Pemprov DKI," ujar Mangindaan usai rapat di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (18/2/2014)
Ia menilai wajar jika setiap proyek memiliki hambatan dan masalah. Pemerintah pusat akan mendorong proyek swasta ini terus berjalan sesuai rencana karena bisa membantu mengurangi kemacetan di Jakarta.
"Saya kira harus berjalan, kalau tersendat-sendat karena memang ada masalah yang perlu diselesaikan. Kalau sudah groundbreaking ya harus jalan, itu sudah diperhitungkan," katanya.
Pada saat groundbreaking di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan proyek ini akan selesai pada tahun 2017.
Proyek Monorel Jakarta memiliki 2 rute yakni green line (jalur hijau) dan blue line (jalur biru). Blue line membentang sepanjang 14,2 km dari Tebet-Suharjo-Menteng Dalam-Casablanca-Ambasador-Sudirman WTC-Menara Batavia-Dukuh Atas-Kebon Kacang-Tanah Abang-Cideng-Tomang-Taman Anggrek.
Sementara Green line yang membentang sepanjang 14,8 km dari Casablanca-Taman Rasuna-Kuningan Sentral-Setia Budi Utara-Karet-Pajempongan-Palmerah-Stasiun Madya-Plaza Senayan-GBK-SCBD-Komdak-Satria Mandala-Gran Melia-Casablanca.
(mkl/hen)











































