Jokowi: Kita Punya PD Pasar Jaya Tapi Tak Mengurus Pasarnya

Jokowi: Kita Punya PD Pasar Jaya Tapi Tak Mengurus Pasarnya

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 21 Feb 2014 12:58 WIB
Jokowi: Kita Punya PD Pasar Jaya Tapi Tak Mengurus Pasarnya
Jakarta - Potensi usaha kecil menengah (UKM) di Jakarta sangat besar, terutama dari pasar tradisional. Namun sampai saat ini stigma pasar tradisional becek dan bau masih bertahan, sehingga masih kalah dengan pasar modern.

"Kalau potensi UKM, sebetulnya di Jakarta itu potensinya besar sekali. Kita punya 173 pasar tentu ini potensi besar dari segi pasar rakyat," ujar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) ditemui usai menghadiri Seminar UKM di Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), Pancoran, Jakarta, Jumat (21/2/2014).

Pemda DKI Jakarta mempunyai BUMD yang mengurusi pasar tradisional, yakni PT Pasar Jaya, namun menurutnya, pengelolaan PD Pasar Jaya saat ini tidak fokus, karena lebih banyak mengurusi properti, sehingga pedagang di pasar tradisional tidak terurus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita punya PD Pasar Jaya, tapi cenderung ke properti, tidak mengurusi pasarnya tapi properti, sehingga pedagangnya berceceran. Tahun kemarin pasar dibangun, jangan di jual mahal ke pedagang, kalau bisa digratiskan," ucapnya.

Jokowi mengatakan, apabila PD Pasar Jaya fokus hanya mengurusi pedagang, justru potensinya besar, bahkan tidak kalah dengan pasar hipermarket.

"Kalau PD Pasar melayan pedagang, potensi pembelinya besar, tidak kalah dengan Cerrefour, tapi bagaimana ngurusnya? ini untungnya memang gede. Tapi sayangnya di Jakarta, saya lihat ibu-ibunya lebih suka masuk mal nggak pernah ke pasar. Padahal di pasar tradisional sekarang sudah ada zona basah, kering, daging, ikan, sayur sendiri-sendiri," ucapnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads