"Saya pikir kita tidak perlu kalau cuma menambah tenaga administrasi. Karena yang dibutuhkan saat ini adalah tenaga ahli seperti guru, tenaga kesehatan dan semacamnya," kata Gamawan dalam kick off meeting tim evaluasi dan pengawasan penyerapan anggaran (TEPPA) di Hotel Le Meredien, Jakarta, Senin (24/2/2014)
Ia menilai tenaga administrasi di masa mendatang dapat diganti dengan teknologi. Langkah tersebut tengah dibicarakan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gamawan perlu untuk dikaji lebih lanjut soal rasio dari pegawai dengan pelayanan publik yangh diberikan, termasuk manfaat untuk masyarakat agar semakin bertambah.
"Rasio ini yang akan kita bicarakan seperti ini. Apa manfaatnya untuk masyarakat banyak," ujarnya.
Mantan Gubernur Sumatera Barat ini menjelaskan, porsi untuk belanja pegawai sudah semakin berkurang setiap tahunnya. Harusnya dengan hal ini dapat mengurangi belanja pegawai lebih banyak dan dialihkan untuk belanja modal.
"Sekarang belanja pegawai porsinya sudah turun. Ya semoga dengan ini akan lebih baik kan. Sehingga aparatur yang ada itu menjadi efektif," terangnya.
(mkj/hen)











































