Bangun 'New Tanjung Priok', Pelindo II Gandeng Mitsui Jepang

Laporan dari Tokyo

Bangun 'New Tanjung Priok', Pelindo II Gandeng Mitsui Jepang

- detikFinance
Rabu, 26 Feb 2014 11:06 WIB
Bangun New Tanjung Priok, Pelindo II Gandeng Mitsui Jepang
Tokyo - PT Pelindo II menggandeng perusahaan raksasa asal Jepang, Mitsui & Co., Ltd untuk membangun terminal 1 Pelabuhan Kalibaru atau The New Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kerjasama proyek ini ditandatangani kedua pihak dan disaksikan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan di Tokyo, Jepang, kemarin (25/2/2014)

Dari pihak Indonesia, penandatanganan dilakukan oleh Dirut Pelindo II RJ Lino. Sebelum penandatanganan, dalam pertemuan tertutup tersebut, pihak Mitsui memberi penjelasan kepada Dahlan mengenai kontrak kerjasama tersebut.

Mitsui akan menjadi operator untuk pengerjaan terminal 1, yang nantinya akan mampu menampung 1,5 juta TEUS. Terminal 1 ditargetkan selesai dibangun pada akhir 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mitsui juga akan mengirimkan delapan unit Super Post Panamax Cranes untuk terminal tersebut. Tim dari Tokyo juga sudah bersiap untuk segera menuju Jakarta. IPC dan Mitsui juga secara berkala akan memberikan laporan pembangunan kepada menteri BUMN.

"Sudah deal. Sudah ditandatangani bahwa Mitsui akan menjadi partner untuk pengoperasian terminal 1 Kalibaru," ujar Dahlan.

Menurut Dahlan, untuk pembangunan fisik dermaga akan dilakukan oleh Pelindo II, dengan uang dari perusahaan pelat merah tersebut. Sedangkan Mitsui mengerjakan pembangunan di atas landasan dermaga.

"Yang jelas, Mitsui ini memang menang tender," ujar Dahlan.

Dahlan mengapresiasi langkah Pelindo II terkait kesepakatan kerjasama ini. Menurut mantan Dirut PLN ini, kerjasama tersebut menguntungkan pihak Indonesia.

"Jadi Mitsui ini harus bayar uang di depan. Untuk membiayai pembangunan dermaganya itu. Ini pintarnya Pak Lino (Dirut Pelindo II)," ujar Dahlan.

Menurut Dahlan, jika terminal 1 New Priok ini sudah beroperasi, maka akan sangat menguntungkan bagi kegiatan ekspor Indonesia. Ada pencapaian sejarah juga di dalamnya.

"Ini sejarah baru di Indonesia, untuk kali pertama punya pelabuhan dengan kedalaman 16 meter," ujar Dahlan.

Dengan pelabuhan sedalam itu, kapal-kapal kontainer besar, bahkan yang terbesar sekalipun dapat masuk ke New Tanjung Priok. Selama ini kapal-kapal kontainer besar, tidak bisa masuk ke Tanjung Priok dan harus berlabuh ke Singapura.

"Ekspor Indonesia ke AS dan Eropa bisa langsung sekali perjalanan dari Jakarta. Ini menjadi sangat efisien," ujar Dahlan.

Mitsui juga memiliki kewajiban untuk mendatangkan kapal-kapal besar ke New Tanjung Priok. Mitsui sebagai perusahaan raksasa, memiliki kemampuan untuk itu.

"Mitsui disyaratkan untuk membawa kapal-kapal besar masuk Jakarta. Kapal-kapal besar itu kan dimiliki agen kapal-kapal tertentu," ujar Dahlan.

(/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads